Akses ke Pelabuhan Ndete Ditutup, Nelayan Mengadu, Penjabat Bupati Sikka Kesal

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 31 Januari 2025 - 20:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,208 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penutupan akses menuju Pelabuhan Tambatan Perahu Ndete, Rabu (29/1)

Penutupan akses menuju Pelabuhan Tambatan Perahu Ndete, Rabu (29/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Sejumlah supllier ikan bersama nelayan di Desa Reroroja Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka, Jumat (31/1),  mengadu ke Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera. Pasalnya, akses ke Pelabuhan Tambatan Perahu di Ndete ditutup oleh sekelompok warga masyarakat di situ.

Penjabat Bupati Sikka yang mendengar pengaduan tersebut spontan merasa kesal dengan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa dan kecamatan, karena tidak mampu menyelesaikan masalah.

Adrianus Firminus Parera langsung mengangkat telepon, dan menghubungi Camat Magepanda Kristian Amstrong. Dia meminta Camat Magepanda segera intervensi agar membuka kembali akses menuju pelabuhan.

Respon cepat Penjabat Bupati Sikka pun berhasil. Dalam waktu tidak berapa lama setelah itu, dikabarkan kelompok masyarakat yang menutup akses jalan ke pelabuhan akhirnya membongkar kembali material yang digunakan untuk menutup akses ke pelabuhan.

Kondisi Pelabuhan Tambatan Perahu Ndete setelah akses dibuka

Penutupan akses ke Pelabuhan Tambatan Perahu Ndete terjadi pada Rabu (29/1) lalu. Kepala Desa Reroroja Florida Yosefina Ndena yang dihubungi melalui ponsel dari Maumere beralasan kelompok penutup jalan mengaku mengalami kerugian karena fasilitas pelabuhan tidak berdampak positip bagi pembangunan di Desa Reroroja.

Baca Juga :  Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Akibat penutupan akses ke pelabuhan, praktis aktifitas bongkar muat dan transaksi jual beli ikan yang biasanya berlangsung setiap hari di tempat itu, menjadi mandek. Masyarakat nelayan pun gigit jari karena tidak mendapatkan pendapatan.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru