Yeni Rahmania, seorang pemilik kelong mengatakan pada Kamis (30/1) masyarakat nelayan sempat menemui Kades Reroroja Florida Yosefina Ndena. Mereka meminta agar dengan kewenangannya, Kades bisa segera memerintahkan membuka kembali akses ke pelabuhan. Namun harapan masyarakat ternyata sia-sia.
Karena penyelesaian tidak jelas, masyarakat nelayan lalu mendatangi Gedung DPRD Sikka, Jumat (31/1). Mereka berhasil bertemu Wakil Ketua DPRD Sikka Herlindis Donatha da Rato. Selain mengadu soal penutupan akses menuju pelabuhan, mereka juga mengeluhkan tindakan pungutan liar yang dibungkus dalam kebijakan retribusi.
Dari Gedung DPRD Sikka, kelompok nelayan ini langsung menuju Kantor Bupati Sikka. Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera akhirnya menemui mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kelompok nelayan kemudian mengadukan pungli yang terjadi di Pelabuhan Tambatan Perahu Ndete dan masalah penutupan akses menuju pelabuhan tersebut.
Kades Reroroja melalui sambungan telepon selular kemudian menyampaikan bahwa akses menuju pelabuhan sudah dibuka kembali. Dia juga mengirimkan sebuah foto yang menggambarkan kondisi terakhir pelabuhan setelah akses dibuka.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












