Dua Istri Terdakwa Pembakaran Plang PT Krisrama Desak Polisi Tangkap John Bala

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 10 Maret 2025 - 12:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,586 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lusia Loi membacakan pernyataan sikap di Mapolres Sikka, Senin (10/3)

Lusia Loi membacakan pernyataan sikap di Mapolres Sikka, Senin (10/3)

Dia menambahkan setiap kali musyawarah bersama, Antonius Yohanis Bala selalu menggunakan kata-kata yang mengandung unsur provokasi.

“Masyarakat harus lawan Gereja dan Pemerintah, kerena tanah Nangahale-Patiahu adalah tanah ulayat , bukan tanah negara. Dia bilang juga segala sesuatu yang ditanam PT Diag atau PT Krisrama harus dicabut dan musnahkan,” demikian Lusia Loi mengutip kalimat provokatur Antonius Yohanis Bala.

Baca Juga :  Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Lusia Loi mengatakan masyarakat yang tidak tahu apa-apa merasa nyaman dengan pernyataan Antonius Yohanis Bala. Ketika PT Krisrama menanam belahan bambu cat berwarna merah pada 21 desember 2023, pihaknya mencabut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi Masyarakat Akar Rumput di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka

Begitu juga hingga peristiwa terakhir ketika PT Krisrama menanam plang pada 29 Juli 2024, lalu masyarakat mencabut dan membakarnya.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

“Ini berujung kepada masyarakat akar rumput masuk penjara,” ungkap dia.

Lusia Loi memastikan masyarakat yang masuk penjara, termasuk suaminya Bernadus Baduk tidak mendapatkan apa-apa. Sedangkan penipu mendapatkan keuntungan untuk pribadi dan keluarga.

Berita Terkait

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA