Dua Istri Terdakwa Pembakaran Plang PT Krisrama Desak Polisi Tangkap John Bala

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 10 Maret 2025 - 12:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,586 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lusia Loi membacakan pernyataan sikap di Mapolres Sikka, Senin (10/3)

Lusia Loi membacakan pernyataan sikap di Mapolres Sikka, Senin (10/3)

Secara blak-blakan dia menyebut Antonius Yohanis Bala mendapat keuntungan karena membuat proposal, menjual masyarakat yang sedang menghadapai masalah atas tanah ulayat Nangahale-Patiahu yang sudah diperjuangkan selama 29 tahun tidak pernah tuntas penyelesaiannya.

“Jadi singkatnya, Antonius Yohanis Bala jadikan kami masyarakat ini sebagai ladangnya untuk meraup hasilnya melalui masalah yang dihadapi masyarakat,” tegas dia.

Terhadap hal ini, Lusia Loi menegaskan dia bersama Dominika Deda yang adalah istri terdakwa Yosef Joni menuntut Antonius Yohanis Bala segera membebaskan suami mereka.

“Rumahmu akan kami segel, kami akan membuka segel rumah itu ketika suami kami sudah kau bebebaskan,” tegas Lusia Loi.

Masyarakat Akar Rumput mendatangi Kantor Bupati Sikka

Lusia Loi bersama MAR meminta Kapolres Sikka segera menangkap dan mengadili Antonius Yohanis Bala yang disebutnya penipu ulung dan provokatur untuk melawan Gereja dan Negara.

Baca Juga :  BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Pantauan media ini, MAR yang mengklaim sebagai masyarakat yang mematuhi aturan pemerintah. melibatkan kurang lebih 20 orang. Kelompok kecil ini di bawah pimpinan Muhamad Yusuf Lewor Goban, orang yang getol memperjuangkan hak ulayat sejak tahun 1996.

Berita Terkait

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA