Gagal Jadi Diplomat, Pengacara Ini Menulis Buku Sejarah Kolonial Portugis

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025 - 18:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,943 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selain itu sejumlah gubernur kolonial Portugis di Timor pasca penandatanganan Perjanjian Lisbon tahun 1859, Gubernur Provinsi Timor Timur (1976-1999), Bupati seprovinsi Timor Timur (1976-1999), Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (1958-2024), Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (1958- 2024), serta sejumlah Resolusi Dewan Keamanan PBB (1975-1982), yang menetapkan Timor-Timur sebagai wilayah tak berpemerintahan sendiri dan berada di bawah administrasi kekuasaan Portugal hingga pelaksanaan referendum tanggal 30 Agustus 1999 menjadi objek tulisan dalam buku ini.

Baca Juga :  Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Sisko Pati mengatakan dalam tulisan-tulisan yang tersebar secara online di seluruh dunia dalam berbagai bahasa yang dominasi oleh Portugis dan Inggris, dapat dengan mudah ditemukan ribuan buku, jurnal atau artikel tentang sejarah kolonial Portugis di Timor Leste dan sejarah kolonial Portugis di pulau Flores dan sekitarnya.

Tulisan-tulisan tersebut, kata dia, hendak menggambarkan seolah-olah kehadiran Portugis di Timor Leste memiliki akar sejarah yang berdiri sendiri dan tidak bersangkut paut dengan kehadiran Portugis di Pulau Flores dan sekitarnya.

Manurut dia, hal ini karena minimnya literatur yang secara komprehensif menulis tentang sejarah kolonial di kedua wilayah tersebut serta relasinya hingga sebagian besar wilayah kolonial Portugis beralih menjadi milik kolonial Belanda.

Dia mengatakan jika perjalanan sejarah kolonial Portugis di Timor Leste, Flores, Solor, Adonara dan sekitarnya diibaratkan sebagai sebuah sungai, maka wilayah-wilayah tersebut sesungguhnya berasal dari sebuah sungai sejarah yang sama yang mengalir sejak tahun 1512-1859.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA