Gagal Jadi Diplomat, Pengacara Ini Menulis Buku Sejarah Kolonial Portugis

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025 - 18:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,943 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maumere-SuaraSikka.com: Fransisco Soares Pati, pria asal Kabupaten Sikka kesehariannya dikenal sebagai seorang pengacara. Dia cukup familiar dalam profesi ini, terutama kemampuan dan totalitas dalam membela klien-kliennya.

Dalam kesibukannya sebagai lawyer, ternyata dia juga penikmat literasi. Baru-baru ini dia menerbitkan sebuah buku dengan judul Perjanjian Lisbon Tahun 1859 dan Akibatnya bagi Pulau Timor, Flores, Solor dan Sekitarnya (1847-2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buku setebal 321 halaman itu tidak lahir begitu saja. Sisko Pati harus terjun melakukan penelitian selama 2 tahun (2022-2024). Tidak heran kalau menelusuri dinding Facebook-nya, selalu ada informasi yang menggambarkan dia sedang berada di Republik Timor Leste.

Baca Juga :  Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

“Penelitian memakan waktu 2 tahun. Beberapa dokumen harus saya dapatkan dengan izin dari Archivo Historia Ultramarina (AHU) di Lisbon Portugal. Referensi lainnya saya dapatkan dari jejaring pertemanan di Portugal, Spanyol, dan Brasil,” jelas dia.

Sinopsis
Dari sinopsis yang diberikan Sisko Pati, dia menyebut hasrat besar menulis buku sejarah ini, berangkat dari sebuah dokumen berbahasa Portugis dan Prancis yang untuk pertama kalinya dirilis Lisboa Imprensa Nacional Portugal (Lembaga Pers Nasional Portugal) pada tahun 1861. Dokumen ini, kata dia, telah membuka lembaran sejarah kolonial Portugis dan Belanda mengenai status kepemilikan kedua belah pihak di insulindias ilhas (Kepulauan Nusa Tenggara).

Baca Juga :  SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Menurut dia, dokumen tersebut tidak banyak diketahui generasi saat ini baik di Nusa Tenggara Timur, Indonesia maupun di Timor Leste. Dokumen tersebut bernama Tratado de Demarcagao e Troca de Algumas Possessoes Portuguesas e Neerlandezas No Archipelago de Solor e Timor yang artinya Perjanjian Demarkasi dan Pertukaran Beberapa Kepemilikan Portugis dan Belanda di Kepulauan Solor dan Timor.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA