Pegawai BTPN Maumere Tolak Dituding Ayah Biologis, Maria Avelina Tantang Tes DNA

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 26 Mei 2025 - 20:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,315 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meridian Dewanta Dado

Meridian Dewanta Dado

Menurut Meridian Dewanta Dado, kliennya pernah mendatangi GS di Kantor BTPN. Waktu itu GS merespon baik. Hanya saja, GS waktu itu mengatakan Maria Avelina datang di saat dirinya tidak memiliki yang dan lagi banyak masalah.

“GS bilang kamu datang saat saya tidak punya uang, lagi banyak masalah, mobil mau ditarik, banyak hutang. Saat itu klien kami menyodorkan buku hasil laboratorium dari rumah sakit, lalu GS merespon kamu pulang dulu, nanti saya kasih kabar,” demikian disampaikan Meridian Dewanta Dado.

Baca Juga :  53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Selanjutnya, terang Meridian Dewanta Dado, tidak ada kabar berita dari GS. Bahkan laki-laki ini menantang Maria Avelina melakukan tes DNA. Maria Avelina kemudian mengumpulkan keluarga besarnya, lalu mendatangi kediaman GS untuk menuntut pertanggungjawaban. Namun muncul respon penolakan dari GS, dan tidak mengakui anak hasil hubungannya dengan Maria Avelina.

“Saat itu klien saya dengan nyali yang besar justeru sudah sangat siap menerima tantangan GS untuk melakukan tes DNA. Ternyata GS cuma gertak sambal,” ungkap Meridian Dewanta Dado.

Sehubungan dengan itu, tegas Meridian Dewanta Dado, melalui gugatan perdata yang akan diajukan Maria Avelina, dia berharap bisa Hakim memerintahkan melakukan tes DNA untuk memastikan ayah biologis ADJN.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru