Meski sadar dan mengetahui sudah sama-sama berkeluarga, Maria Avelina dan GS dari hari ke hari justeru semakin intens saling memadu kasih. Sehingga terjadilah hubungan intim layaknya suami/istri pada Oktober 2019.
Maria Avelina kemudian hamil. Komunikasi antara perempuan ini dengan GS tetap berlangsung baik dan responsif, baik melalui chat dan telpon.
Saat usia kehamilan 7 bulan, malapetaka mendatangi Maria Avelina. Dia diusir dari rumah keluarganya. GS kemudian menyarankan Maria Avelina kontrak rumah di belakang BRI Unit Pahlawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada tanggal 8 Juli 2020, terang Meridian Dewanta Dado, kliennya melahirkan anak berjenis kelamin laki-laki. Anak itu kemudian diberi nama dengan initial ADJN. Siang setelah melahirkan, Maria Avelina sempat mengirim foto anaknya ke GS. Begitu pun saat anak berusia 3 minggu mengalami panas tinggi, GS mentransfer uang ke Maria Avelina senilai Rp 500.000.
Setelah itu GS mulai hilang jejak. Setiap kali Maria Avelina menelpon menggunakan nomor baru, langsung diblokir.
“Akibatnya klien saya harus banting tulang mengurus anaknya yang divonis dokter menderita sakit kelenjar getah bening, sakit paru-paru dan asma akut sampai dengan anak masuk dalam daftar bayi kurang gizi/stunting,” terang Meridiab Dewanta Dado.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












