Pada bagian lain, Ketua Fraksi PKB Yoseph Karmianto Eri memandang Rancangan RPJMD sebagai substansi yang menjadi perbincangan publik Kabupaten Sikka sejak Juventus Prima Yoris Kago dam Simon Subandi Supriadi ditetapkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sikka, hingga melewati 100 hari kerja.
Perbincangan publik terhadap materi RPJMD, seru Fraksi PKB, menunjukkan kepedulian dan kegundagulanaan hati rakyat Kabupaten Sikka terhadap janji-janji Bupati dan Wakil Bupati.
“Apakah semua janji itu dapat dilaksanakan dengan berbasis regulasi, data dan kemampuan keuangan daerah?” tanya Yoseph Karmianto Eri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan dalam perbincangan publik tentu melahirkan pertanyaan yang mudah dijawab dengan enteng, secara teoritis dan bisa dibolak balik sesuai narasi indah Bupati dan Wakil Bupati. Namun dalam filsafat realitas, jawaban itu akan melahirkan aneka pertanyaan dan sulit dijawab jika hanya mengandalkan retorika tanpa aksi nyata.
Bagi Fraksi PKB, Rancangan Awal RPJMD merupakan pijakan pikiran, perkataan dan perbuatan dari keseluruhan janji-janji politik Paket JOSS yang dikonsolidasikan dalam bentuk dokumen teoritis, teknokratis, politis dan aplikatif. Fraksi PKB menggarisbawahi bahwasanya RPJMD berada di persimpangan jalan antara konsep, realitas dan harapan.
Yoseph Karmianto Eri bahkan meragukan visi misi yang tertuang dalam RPJMD. Beberapa kali dia meminta agar Bupati Sikka membagikan visi misi saat mengikuti proses Pilkada Sikka 2024 yang lalu.


Ikuti Kami
Subscribe












