Ketua Fraksi Nurani Keadilan Antonius Tanjung menegaskan dokumen RPJMD seharusnya bukan hanya menyusun target-target prosedural, tetapi juga mencerminkan keberanian politik untuk melompat dari ketertinggalan.
“RPJMD harus menjadi jawaban ketimpangan antarwilayah, kebocoran potensi PAD, stagnasi kinerja birokrasi, dan buruknya kualitas pelayanan publik,” ungkap Antonius Tanjung.
Sebelumnya, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago saat menyampaikan Pidato Pengantar Rancangan Awal RPJMD Sikka 2025-2029 menyebut Visi Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sikka Tahun 2025-2029, adalah Terwujudnya Masyarakat Sikka yang Produktif, Kreatif, Unggul dan Mandiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Produktif, kata dia, mengoptimalkan sumber daya untuk menghasilkan nilai tambah di berbagai sektor, termasuk kinerja Pemkab Sikka. Lalu kreatif, yakni meningkatkan kemampuan berinovasi dan mencari jalan keluar untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan dan menciptakan ruang yang mampu mendorong, menampung dan menyalurkan daya cipta dan daya kreasi.
Sedangkan unggul yakni memiliki keunggulan berbasis potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah yang berkelanjutan.
Dan mandiri dalam kemampuan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dan pemenuhan layanan dasar yang berorientasi pada kesejahteraan berbasis sumber daya lokal.


Ikuti Kami
Subscribe












