“Ingat, kerja dengan baik, ikuti aturan perusahaan, jangan mabuk lagi di sana. Tunjukkan orang Maumere tuh orang yang sopan santun, jangan tunjukkan tukang mabuk, hura-hura. Kurangi gaya hidup seperti di sini. Kumpul uang, untuk bangun masa depan keluarga, untuk anak-anak,” ingat dia.

Kurangi Pengangguran
Kepala Dinas Nakertrans Sikka Valerianus Samador mengatakan 34 calon tenaga kerja yang diberangkatkan ke Kapuas Kalimantan Tengah melalui Program Antar Kerja Antar Daerah (AKAD). Mereka akan ditempatkan di PT Kapuas Maju Jaya dan PT Dwie Warna Karya. Dua perusahaan ini berada dalam satu korporasi.
“Ini penyaluran yang keempat pada tahun 2025, sebelumnya Pebruari 2025 penempatan AKAD di Kabupaten Kotawaringin Timur berjumlah 13 orang sebagai pemanen dan perawat tanaman sawit, lalu 11 Maret 2025 pemberangkatan sebanyak 13 orang, dan 30 Mei 2025 sebanyak 35 orang,” jelas dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengiriman calon tenaga kerja melalui mekanisme AKAD, jelas dia, dimaksudkan agar proses penempatan tenaga kerja Kabupaten Sikka dilaksanakan secara prosedural.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sikka. Kami berharap kegiatan ini sekiranya dapat menjawab permasalahan tenaga kerja yang ada walaupun dalam skala yang kecil,” ujar dia.
Sebanyak 22 orang akan ditempatkan di PT Kapuas Maju Jaya, terdiri dari 18 orang sebagai pemanen dan 4 orang perawatan. Para tenaga kerja ini 5 orang berasal dari Kecamatan Waigete, 1 Magepanda, 3 Alok, 1 Waiblama, 4 Alok Barat, dan 8 Kangae. Ada juga 4 anak yang dibawa orangtua mereka.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












