Terlapor 2 Kali Mangkir, Penyidik Polres Sikka Tidak Lakukan Upaya Paksa, Korban Penganiayaan Tuntut Keadilan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 21:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1,537 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lenny Sine, korban dugaan penganiayaan oleh oknum pensiunan polisi, Selasa (8/7)

Lenny Sine, korban dugaan penganiayaan oleh oknum pensiunan polisi, Selasa (8/7)

Lenny Sine merasa tidak puas dengan jawaban penyidik. Menurut dia, ketika terlapor 2 kali tidak memenuhi panggilan mestinya penyidik melakukan upaya paksa untuk mendatangkan terlapor. Hemat dia, penyidik punya kemampuan lebih untuk mencari tahu di mana posisi terlapor, dan selanjutnya membawa paksa ke Polres Sikka untuk pertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga :  Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Pada bagian lain Kasubsi Penmas Sihumas Polres Sikka Ipda Leonardus Tunga memastikan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan Lenny Sine sudah dinaikkan ke tahapan penyelidikan.

“Sudah naik sidik,  penyidik sudah kasih panggilan terlapor 2 kali sebagai saksi hanya terlalpor belum pernah datang. Posisi terlapor sekarang belum diketahui, sebelumnya pernah bilang lagi di Labuan Bajo,” jelas Ipda Leonardus Tunga, Selasa (8/7).

Keterangan Ipda Leonardus Tunga ini tidak jauh berbeda dengan keterangan yang disampaikan pada 28 Mei 2025 lalu. Itu artinya sekitar lebih dari 1 bulan kasus ini sifatnya hanya jalan di tempat.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA