

Maumere-SuaraSikka.com: Dana Jasa Covid Periode Maret 2020 hingga September 2021 terus menyimpan misteri karena hingga kini belum saja dicairkan kepada para tenaga kesehatan di RSUD TC Hillers Maumere. Beberapa Fraksi di DPRD Sikka mempertanyakan kejelasan uang miliaran rupiah tersebut.
Fraksi Partai Perindo, Fraksi PKB, dan Fraksi Partai Gerindra seolah kuatir dana Jasa Covid sudah tidak ada lagi, atau bisa saja sudah digunakan untuk urusan yang lain. Kekuatiran ini sangat berdasar, karena sudah 4 tahun lamamya, manajemen RSUD TC Hillers belum saja mencairkan kepada para tenaga kesehatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Uang ada atau tidak,” demikian Marthen Luther Ajie, anggota Fraksi Partai Perindo, Rabu (27/8).
Saat menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan KUAPPAS Tahun 2025, pensiunan birokrat ini berharap pemerintah memberikan keterangan yang jelas terkait alokasi anggaran tersebut, sehingga tidak memunculkan spekulasi-spekulasi yang merugikan.
“Harapan fraksi agar pemerintah secara jujur dan terbuka kepada para nakes mengenai Jasa Covid Tahun 2020 dan 2021, jika ketiadaan dana atau dana itu telah dipakai supaya pemerintah tidak memberikan atau janji-janji palsu kepada para nakes,” ujar mantan Sekretaris Dinas PKO Sikka itu.
Senada dengan itu, Ketua Fraksi PKB Sikka Yoseph Karmianto Eri juga mempersoalkan hal yang sama. Malah dia berharap pernyataan transparansi tidak saja kepada para tenaga kesehatan, tetapi secara meluas kepada masyarakat Kabupaten Sikka.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












