“Saudara Bupati dan Wakil Bupati Sikka harus memastikan kepada masyarakat Kabulaten Sikka apakah anggaran Covid-19 masih ada di rekening BLUD RSUD TC Hillers Maumere?” tanya dia.
Dalam nada yang hampir sama, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra Sufriyance Merison Botu juga mempersoalkan hal ini. Dua menyesalkan janji-janji pencaitan tapi tidak pernah direalisasikan.
“Jika ada uang dan ada regulasi segera bayarkan. Jika ada regulasi tapi tidak ada uang maka segera katakan yang sebenarnya, sebab selebihnya dari pada itu adalah berasal dari si jahat,” tegas dia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Misteri Dana Jasa Covid yang kini menjadi masalah, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago belum memberikan keterangan. Secara resmi dia baru akan memberikan respon atas sikap politik fraksi-fraksi dalam mekanisme Keterangan Pemerintah atas Pemandangan Umum Fraksi yang dijadwalkan berlangsung Jumat (29/8).
Namun, jika merunut keterangan Bupati Sikka saat sidang di DPRD Sikka bulan Juli lalu, bisa disimpulkan bahwa Dana Jasa Covid yang bermasalah tersebut masih ada.
Waktu itu Bupati Sikka menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rekomendasi Kanwil Kemenkum, maka RSUD TC Hillers Maumere akan melakukan pembagian Jasa Pelayanan Covid 19 berdasarkan Peraturan Bupati Sikka Nomor 46 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bupati Sikka Nomor 39 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengaturan Jasa Pelayanan pada RSUD TC Hillers Maumere. Maka seluruh proses perhitungan pembagian jasa pelayanan Covid 19 harus dimulai dari awal.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












