“Ini menyangkut pembayaran gaji, supaya kami tidak keliru,” alasan dia.
Alasan Mayella da Cunha ini terkesan dipaksakan. Pasalnya, menurut Fransisco Pati Soarez, karena BKD Sikka telah mendahului proses hukum pidana. Harusnya, kata dia, BKDPSDM Sikka menunggu hingga jaksa mengeksekusi putusan baru melakukan proses pemberhentian kliennya sebagai ASN termasuk pemberhentian gaji.
“Kepala BKD jangan bolak-balik proses,” kesal dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fransisco Soares tambah kesal lagi setelah Widi menghapus semua chat yang dikirim tadi pagi, termasuk dokumen amar putusan. Bagi dia, jika Widi yang mengatasnanakan BKDPSDM Sikka merasa benar mestinya tidak perlu menghapus chat tersebut. Doa memastikan semua isi chat dari Widi sudah tersimpan rapi sebagai bukti pengangkangan BKDPSDM Sikka terhadap proses pidana yang sedang berjalan.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












