Aktifitas Meningkat, Lewotobi Laki-Laki Naik Status Awas

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 04:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 548 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flotim

Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flotim

Maumere-SuaraSikka.com: Aktifitas Gunung Lewotobi Laki-Laki dikabarkan meningkat. Tak pelak, status gunung berapi ini pun berubah sejak Selasa (14/10) pukul 21.30 Wita. Sebelumnya Level III (Siaga), kini naik menjadi Level IV (Awas).

Kenaikan status Gunung Lewotobi Laki-Laki disampaikan Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid melalui Laporan Khusus Nomor: 126/GL 03/BGL/2025 tentang Krnaikan Tingkat Aktifitas Gunung Lewotobi Laki-Laki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Laporan Khusus tersebut, Muhamad Wafid menyebutkan pada Selasa (14/10) terjadi peningkatan Gempa Vulkanik Dalam yang mengindikasikan terdapat peningkatan suplai magma yang bergerak dari bawah permukaan menuju ke permukaan.

Baca Juga :  Meski Terkendala Jaringan, Dinas PKO Sikka Lakukan Proses Pembayaran TPG THR dan Gaji 13

“Suplai magma ini bergerak cepat menuju permukaan sehingga dapat berpotensi terjadi erupsi explosif,” tulis dia.

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki laki pada periode 13-14 Oktober 2025 diketahui visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas tebal. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-500 meter dan puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah barat daya, barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 22.7 34.3⁰C.

Baca Juga :  Kolaborasi Apik, Camat Alok Gandeng Pengelola MBG, Salurkan Kado Paskah buat 105 Warga Miskin

Terekam gempa letusan, namun secara visual tinggi letusan dan wama abu tidak teramati. Terjadi guguran, namun secara visual, jarak dan arah luncuran tidak teramati.

Berita Terkait

Diterpa Angin Kencang, Pohon Rita Tumbang, Rumah Sipri Aswin di Paga-Sikka Rusak Berat
Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas
Soeratin U17 dan Pertiwi di Sikka, Flotim Masih Berpeluang Gelar Liga 4 ETMC
Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari
Kasus Matinya Noni, Dokter FX Lameng Ingatkan Penyidik Wajib Lakukan Autopsi Mayat dan Tes DNA
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak
132 Desa di Sikka Laksanakan Pilkades Serentak, Telan Biaya 3 Miliar Lebih
TPG THR dan Gaji 13 Sudah Terealisasi, Guru-Guru Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PKO Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:55 WITA

Diterpa Angin Kencang, Pohon Rita Tumbang, Rumah Sipri Aswin di Paga-Sikka Rusak Berat

Sabtu, 11 April 2026 - 10:59 WITA

Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas

Jumat, 10 April 2026 - 21:37 WITA

Soeratin U17 dan Pertiwi di Sikka, Flotim Masih Berpeluang Gelar Liga 4 ETMC

Kamis, 9 April 2026 - 19:54 WITA

Kasus Matinya Noni, Dokter FX Lameng Ingatkan Penyidik Wajib Lakukan Autopsi Mayat dan Tes DNA

Kamis, 9 April 2026 - 10:18 WITA

Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak

Rabu, 8 April 2026 - 13:48 WITA

132 Desa di Sikka Laksanakan Pilkades Serentak, Telan Biaya 3 Miliar Lebih

Rabu, 8 April 2026 - 08:49 WITA

TPG THR dan Gaji 13 Sudah Terealisasi, Guru-Guru Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PKO Sikka

Senin, 6 April 2026 - 20:36 WITA

Perlawanan Roy Rening, Ajukan PK Penerapan “Pasal Karet” dan “Multitafsir”

Berita Terbaru