Kristal diuntungkan dengan penampilan gemilang penjaga Oktavianus Ronaldo Paghe. Benteng terakhir Kristal ini mampu membaca arah bola sehingga dengan cekatan melakukan antisipasi. Tim dari Kupang itu juga “dibantu” tiang gawang yang beberapa kali menyelamatkan bola saat penjaga gawang sudah out of position.
Kesabaran Bajak Laut terjawab pada menit ke-41. Berawal dari lemparan ke dalam yang dilakukan Diva Surya langsung ke kotak pinalti. Sempat terjadi kemelut, dan Karolus Bhuru yang naik membantu serangan, mengeksekusi bola rebound dengan kaki kiri menembus gawang Kristal.
Pertandingan sepertinya menjadi mudah bagi Bajak Laut. Ternyata tidak demikian. Baru 1 menit babak kedua berjalan, Kristal menyamakan kedudukan. Sebuah tendangan penjuru, masih bisa dihalau Karolus Bhuru. Bola jatuh di kaki Thomas Aquino Bugis, yang dengan dingin menggetarkan gawang Muhammad Faezal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berhasil mencetak gol, namun juga berkontribusi bagi gol lawan, mendorong Karolus Bhuru kerja keras membawa Bajak Laut ke babak berikut. Gol kedua yang dicetak menjelang pertandingan selesai, seakan membayar kesalahannya.
Bajak Laut menjadi tim keempat yang melangkah ke Babak 8 Besar, setelah Persab Belu, PSN Ngada, dan PS Malaka. Pada Babak 8 Besar nanti, Yoris Nono dan kawan-kawan sudah ditunggu PS Malaka yang sukses menang adi pinalti atas Biru Muda Perkasa (BMP) Flotim.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












