Anggota Banmus Fransiskus Stephanus Say menduga adanya unsur kesengajaan yang dilakukan di Dinas Kesehatan sehingga terjadi gagal salur. Dia lalu membandingkan dengan sejumlah program kegiatan di Dinas Kesehatan yang juga bernasib sama di zaman kepemimpinan Petrus Herlemus.
“Orang lalai, tidak input. Ini mainan lama, seperti itu saja, dengan melodi yang sama. Ada apa? Berarti ada sesuatu di dalamnya. Harus telusuri, jangan main-main, kalau dibiarkan akan begini terus,” ungkap Ketua Fraksi Partai Gerindra itu.
Fransiskus Stephanus Say menyesalkan terjadinya gagal salur di Dinkes Sikka. Hemat dia, apa yang disampaikan Dinas Kesehatan di DPRD Sikka ternyata hanya bualan manis saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang dijanjikan di sini surga semua, ternyata hasilnya ke jurang semua,” kesal dia.
Nada marah juga dilampiaskan Ketua Fraksi PKB Yoseph Karimianto Eri. Politisi asal Kecamatan Palue itu kesal karena sejak jauh-jauh hari dia mengingatkan agar pembangunan Puskesmas Tuanggeo harus berhasil. Hasil akhirnya, kata dia, malah mengecewakan karena proyek hanya 59 persen dan anggaran yang tersedia tidak bisa dicairkan.
“Dari awal saya sudah bilang jangan buat susah orang Palue, dan kini terbukti toh,” ujar dia kesal.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












