Petrus Herlemus mengaku siap memberikan penjelasan terkait pelaksanaan pembangunan Puskesmas Tuanggeo. Dia berharap DPRD Sikka membuka agenda Rapat Dengar Pendapat untuk mendapatkan penjelasan seutuhnya.
“Kebetulan hari ini ada Rapat Banmus, mudah-mudahan ada agenda RDP, sehingga kami menguraikan permasalahan Puskesmas Tuanggeo secara baik biar istilahnya persepsi tidak berbeda-beda supaya alurnya kita ikuti,” harap dia.
Petrus Herlemus yang belum lama ini dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan mengaku srafnya telah membuat kajian teknis. Hasil kajian teknis, kata dia, sudah disampaikan kepada Bupati Sikka, dan sudah didisposisikan kepada Sekda Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga kini, kata dia, material onside 95 persen masih berada di lokasi proyek yang terletak di Desa Ladolaka. Karena itu dia masih berharap pelaksanaan pembangunan Puskesmas Tuanggeo boleh terus dilanjutkan dengan menindaklanjuti rekomendasi DPRD Sikka melalui RDP.
Saat Rapat Banmus pagi tadi awalnya forum mengagendakan RDP bersama Dinas Kesehatan menyangkut Puskesmas Tuanggeo. Namun pada akhirnya rencana RDP dibatalkan. Rapat Banmus berpendapat pemerintah terlebih dahulu menyelesaikan persoalan ini secara internal.
Data yang dihimpun media ini, pembayaran uang muka 25 persen sebesar Rp 1.616.996.800, dan pembayaran Termin 1 40 persen sebesar Rp 970.198.080. Dengan demikian total pembayaran kepada kontraktor pelaksana yakni sebesar Rp 2.587.194.880.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












