Pembangunan 3 ruang kelas baru dengan ukuran masing-masing 9×7 meter persegi, menurut Gorgonius Nago Bapa sangat penting untuk memastikan peserta didik di SMA Negeri Kangae dapat mengenyam pendidikan dengan nyaman dan layak. Fasilitas yang memadai diharapkan mampu meningkatkan minat belajar siswa sekaligus mutu pendidikan di sekolah tersebut.
“Kalau ingin anak-anak betah dan bisa belajar dengan baik, yah fasilitasnya juga harus disiapkan dengan baik. Nah itulah membuat Pa Melchi berjuang supaya ada ruang kelas yang baik, anak-anak bersekolah dengan semangat, tidak saja demi masa depan mereka, tapi juga untuk negara ini, lebih khusus lagi untuk Kabupaten Sikka ini,” ujar dia.
Gorgonius Nago Bapa menambahkan tidak menutup kemungkinan Melchias Mekeng terus menyalurkan bantuan ke SMA Negeri Kangae. Alasannnya, kata dia, perjuangan untuk SMA Negeri Kangae telah dilakukan jauh-jauh hari bahkan sebelum sekolah itu berdiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebelum sekolah ini berdiri kami sudah sangat banyak membantu. Saya secara pribadi, sebelum izin bangunan sekolah ini belum ada, saya sudah buka akses jalan melalui pokir saya di DPRD Kabupaten Sikka. Ke depan kami pasti akan tetap perhatikan, dengan perjuangan melalui dana-dana dari pemerintah maupun dari luar pemerintah. Itu yang akan kami kerjakan dan lanjutkan,” ungkap dia.

Fasilitas Terbatas
Kepala SMA Negeri Kangae Laurensius Blupur mengapresiasi bantuan pendidikan yang disalurkan Melchias Mekeng. Bantuan tersebut, ujar dia, menjadi sangat berarti karena selama ini peserta didik berjumlah 105 pelajar melaksanakan kegiatan belajar pada 4 ruang kelas darurat.
SMA Negeri Kangae, jelas dia, berdiri pada 5 April 2019, dengan fasilitas pendidikan yang masih sangat terbatas. Sekolah ini baru memiliki bangunan permanen berupa ruang kepala sekolah, ruang guru, dan ruang komputer.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












