Dan Kategori Pratama yaitu cakupan kepesertaan minimal 98 persen tingkat keaktifan minimal 80 persen dan status pembayaran iuran PBPU lunas hingga September 2025.
Kabupaten Sikka saat ini memiliki cakupan kepesertaan 99,53 persen dan tingkat keaktifan JKN 81,43 persen. Sedangkan Kabupaten Lembata saat ini memiliki cakupan kepesertaan 102,38 persen dan tingkat keaktifan JKN 94,09 persen. Kabupaten Sikka dan Kabupaten Lembata tahun ini memperoleh penghargaan UHC Award Kategori Pratama.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Maumere yang membawahi wilayah kerja di Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Lembata menyebut capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah Kabupaten Sikka dan Kabupaten Lembata dalam menjamin kesehatan masyarakatnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dina Anjayani sangat mengapresiasi pemerintah daerah yang telah berkomitmen dalam Program JKN. Menurut dia, kesejahteraan masyarakat dimulai dengan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan. Dia berharap ke depannya cakupan kepesertaan dan tingkat keaktifan JKN dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Nilai jumlah dalam capaian bukan semata-mata angka tetapi juga terasa bermakna dengan kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Masyarakat yang sakit menjadi sehat dan dapat bekerja kembali. Hal yang terasa sulit menjadi ringan dengan gotong royong. Hal inilah yang menjadi dasar dalam Program JKN. Peserta yang sehat membantu peserta yang sakit. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang memberikan perhatian pada kepesertaan JKN masyarakatnya. Kami ucapkan banyak selamat kepada Pemerintah Kabupaten Sikka dan Kabupaten Lembata yang besok akan menerima penghargaan UHC Award Kategori Pratama,” ujar Dina Anjayani, Senin (26/1).
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












