Refleksi DPRD Sikka: Sudah Sejauh Mana Kerja untuk Selesaikan Berbagai Persoalan Rakyat?

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 266 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan DPRD Sikka dan Bupati Sikka pose bersama Anggota DPRD Sikka Humerus Andreas yang baru dilantik hari itu, Jumat (13/2)

Pimpinan DPRD Sikka dan Bupati Sikka pose bersama Anggota DPRD Sikka Humerus Andreas yang baru dilantik hari itu, Jumat (13/2)

Dia mengatakan perlu disadari bahwa sebagian besar rakyat Kabupaten Sikka mengelola sektor primer dengan jumlah petani/peternak sebanyak 61.6874 atau sebesar 55,92 persen. Sementara, anggaran untuk sektor pertanian dan peternakan sangat minim yang dipicu oleh kebijakan efisiensi oleh pemerintah pusat dan prioritas anggaran daerah belum berpihak pada sektor primer. Itu artinya, kata dia, kontribusi pertumbuhan ekonomi di sektor primer sebesar 6,16 persen pada Triwulan II tahun 2025 ini masih didominasi usaha mandiri masyarakat Kabupaten Sikka.

“Meski dengan keterbatasan yang dimiliki namun rakyat kita mampu berdiri di atas kaki sendiri. Dengan rendah hati, kita patut menyampaikan terima kasih kepada rakyat Sikka,” ungkap dia.

Baca Juga :  Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

Di sisi lain, tambah politisi dari Kecamatan Mapitara itu, kontraksi 1,64 persen di sektor sekunder menunjukkan bahwa industri pengolahan di Sikka masih sangat terbatas. Data ini mendorong agar kebijakan pembangunan daerah harus serius memperhatikan para petani, nelayan dan peternak serta meningkatkan industri pengolahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk sektor pertanian, terdapat masih banyak lahan yang belum diolah secara maksimal. Para petani sangat membutuhkan sarana produksi yang moderen dengan kualitas yang baik untuk pengelolaan lahan. Namun, untuk hal ini dengan memperhatikan krisis ekologi global yang memicu perubahan iklim akan mendesak petani menggunakan pupuk dan pestisida sintetis secara berlebihan akan menciptakan residu pestisida dalam makanan.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

“Ini bahaya tersembunyi yang bisa jadi kita tidak menyadari bersama. Dan mungkin menjadi faktor meningkatnya hama dan penyakit pada tanaman serta meningkat pula penyakit yang diderita oleh masyarakat kita,” ujar dia.

Untuk itu, Stef Sumandi menyarankan ke depan perlu digalakan sistem pertanian organik agar tetap menjaga kelestarian lingkungan dan kelanjutan ekosistem bumi. Dalam konteks ini, kata dia, petani membutuhkan pendampingan dari para penyuluh yang andal.

Berita Terkait

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:54 WITA

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:53 WITA

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WITA

Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WITA

Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

Defri Ngo

Opini

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:27 WITA

Kolase foto Kylian Mbape, Lamine Yamel, Jude Bellingham, Lionel Messi

Opini

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 12 Jul 2026 - 16:26 WITA