Kasus Matinya Noni, Dokter FX Lameng Ingatkan Penyidik Wajib Lakukan Autopsi Mayat dan Tes DNA

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 661 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter FX Lameng

Dokter FX Lameng

Maumere-SuaraSikka.com: Peristiwa kematian STN alias Noni, remaja perempuan berusia 14 tahun, hingga kini masih menyisakan misteri. Meski penyidik Reskrim Polres Sikka telah menetapkan 3 tersangka, kasus pembunuhan dan pemerkosaan tersebut belum terungkap secara transparan.

Dokter FX Lameng yang mengikuti peristiwa ini dari berbagai informasi, melihat banyak kalangan masih menyangsikan peran tersangka FRG sebagai pelaku utama. Menurut dia, keraguan tersebut bukan tanpa alasan. Usia pelaku yang baru 16 tahun, diragukan jika FRG melakukan tindakan nekad memperkosa dan membunuh korban. Apalagi, kata dia, korban dan pelaku adalah sahabat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resor Sikka ini mengingatkan penyidik Reskrim Polres Sikka agar betul-betul memperhatikan
SOP (Standard Operating Procedure). Bagi dia, dalam menangani kasus pembunuhan yang disertai pemerkosaan, penyidik kepolisian harus cermat karena merupakan prosedur kompleks yang menggabungkan penanganan tindak pidana kekerasan seksual dan pembunuhan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sikka Minta Pemerintah Pastikan Buruh Layak Dapat Jaminan Hidup

Selain penanganan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, menurut dia, yang sangat vital adalah Visum et Repertum. Penyidik wajib meminta Visum et Repertum kepada dokter forensik untuk membuktikan adanya kekerasan seksual (pemerkosaan) dan penyebab kematian (pembunuhan). Setelah itu, kata dia, dilanjutkan dengan pemeriksaan alat bukti, yaitu melakukan uji laboratorium forensik terhadap sampel yang ditemukan (bukti medis).

Baca Juga :  70 Pendaftar Pertama di SMPK Santo Yohanes Nele Bebas Uang Sekolah 2 Bulan, Ada Juga Beasiswa dan Banyak Kemudahan Lain

“Unit Reskrim Polres Sikka harus menggunakan
penyidikan berbasis ilmiah (Scientific Crime Investigation). Polisi harus menggunakan metode ilmiah yang ada untuk mengungkap kejahatan berat ini dengan melibatkan analisis DNA,” seru Dokter FX Lameng di Maumere, Kamis (9/4).

Dia mengatakan kepolisian harus terlebih dahulu melakukan Visum et Repertum, Autopsi Mayat. Menurut dia, Reskrim Polres Sikka bisa meminta Dokter Forensik melakukan visum pada mayat korban. Bila di Maumere tidak ada Dokter Forensik, dia menyarankan Polres Sikka berkoordinasi dengan Polda NTT untuk mendatangkan tim Dokter Ahli Forensik/Medikolegal guna melakukan autopsi mayat.

Berita Terkait

Bupati Sikka Launching E-Retribusi Parkir, Dorong Transparansi PAD
Dukung KBM di SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Tanawawo, Polres Sikka Distribusi Meubeler
70 Pendaftar Pertama di SMPK Santo Yohanes Nele Bebas Uang Sekolah 2 Bulan, Ada Juga Beasiswa dan Banyak Kemudahan Lain
Tim Polda NTT Kena Prank, Gula Halus Dikira Sabu, 2 Terduga Pelaku Dibebaskan
Operasi Narkotika di Maumere, Tim Polda NTT Diduga Salah Tangkap, Gula Halus Dikira Sabu
Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia JKN Sebelum Sakit
Aklamasi buat Us Bapa,  Pimpin Lagi Golkar Sikka
Seruan Camat Tanawawo di Sikka: Budayakan Membaca 30 Menit Setiap Hari
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:52 WITA

Bupati Sikka Launching E-Retribusi Parkir, Dorong Transparansi PAD

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:48 WITA

Dukung KBM di SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Tanawawo, Polres Sikka Distribusi Meubeler

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:39 WITA

70 Pendaftar Pertama di SMPK Santo Yohanes Nele Bebas Uang Sekolah 2 Bulan, Ada Juga Beasiswa dan Banyak Kemudahan Lain

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:32 WITA

Operasi Narkotika di Maumere, Tim Polda NTT Diduga Salah Tangkap, Gula Halus Dikira Sabu

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:13 WITA

Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia JKN Sebelum Sakit

Senin, 4 Mei 2026 - 18:23 WITA

Aklamasi buat Us Bapa,  Pimpin Lagi Golkar Sikka

Senin, 4 Mei 2026 - 09:10 WITA

Seruan Camat Tanawawo di Sikka: Budayakan Membaca 30 Menit Setiap Hari

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:14 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Ketua DPRD Desak Segera Bikin Telaahan, Bupati Mengaku Belum Dapat Angka Pasti

Berita Terbaru

Fransisco Soarez Pati

Opini

China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial

Senin, 11 Mei 2026 - 20:15 WITA

Defri Ngo

Opini

Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WITA