Kasus Matinya Noni, Dokter FX Lameng Ingatkan Penyidik Wajib Lakukan Autopsi Mayat dan Tes DNA

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 705 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter FX Lameng

Dokter FX Lameng

Dokter FX Lameng mengatakan dalam kasus STN alias Noni, pemeriksaan terhadap korban mati atau jenazah meliputi visum luar dan visum dalam untuk menentukan penyebab kematian. Paling utama adalah visum dalam atau autopsi. Kalau hanya visum luar, hemat dia, maka keterangan yang didapat tidak banyak manfaat, karena sulit mengungkap penyebab kematian. Apalagi untuk mengungkap pelaku utama.

“Pada kasus ini wajib dilakukan autopsi mayat atau Visum Dalam, disertai pemeriksaan Tes DNA dari sampel usap vagina korban, juga pakaian korban bila ditemukan. Maka bila terjadi persetubuhan (pemerkosaan), pelaku dapat ditentukan dengan mudah dan objektif,” ujar dia.

Baca Juga :  Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

Dia mengatakan Tes DNA dari sampel vagina merupakan salah satu metode forensik paling akurat untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan seksual. Analisis ini bekerja dengan mencari profil DNA sperma dan sel kulit pelaku yang tertinggal di tubuh korban (biasanya pada kuku) karena biasanya ada upaya perlawanan korban dengan mencakar pelaku. Hasil Tes DNA di laboratorium akan dicocokkan dengan sampel DNA para tersangka atau para terduga pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Siapa pemilik sperma di vagina korban? Pelaku utama akan ketahuan. Sperma dalam vagina korban tentu adalah milik pelaku pemerkosaan.  Apabila ada manipulasi atau keterangan palsu akan gugur dengan sendirinya,” ujar dia.

Baca Juga :  Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Dia menambahkan pihak kepolisian juga bisa memeriksakan FRG kepada Dokter Spesialis Jiwa atau SPKJ. Tujuannya, kata dia, agar dapat dinilai kondisi kejiwaan pelaku. Dokter Ahli Jiwa akan mengidentifikasi ada atau tidaknya gangguan mental atau psikopatologi  tertentu, seperti kecenderungan psikopatik, depresi, atau trauma, yang mungkin berkaitan dengan peristiwa pembunuhan disertai pemerkosaan tersebut.

Karena itu, Dokter FX Lameng sangat berharap sebelum kasus kematian STN alias Noni masuk ke proses persidangan, alat bukti hasil autopsi mayat dan Tes DNA dari sample usap vagina sudah dilengkapi penyidik kepolisian.

Berita Terkait

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan
Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:54 WITA

Kunjungi SMPK Yapenthom 2 dan SMPK Yapenthom 1, Wabup Sikka Dorong Prestasi Pendidikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:53 WITA

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:49 WITA

837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WITA

Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WITA

Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terbaru

Defri Ngo

Opini

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:27 WITA

Kolase foto Kylian Mbape, Lamine Yamel, Jude Bellingham, Lionel Messi

Opini

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 12 Jul 2026 - 16:26 WITA