Kasus Matinya Noni, Dokter FX Lameng Ingatkan Penyidik Wajib Lakukan Autopsi Mayat dan Tes DNA

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 635 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter FX Lameng

Dokter FX Lameng

Dokter FX Lameng mengatakan dalam kasus STN alias Noni, pemeriksaan terhadap korban mati atau jenazah meliputi visum luar dan visum dalam untuk menentukan penyebab kematian. Paling utama adalah visum dalam atau autopsi. Kalau hanya visum luar, hemat dia, maka keterangan yang didapat tidak banyak manfaat, karena sulit mengungkap penyebab kematian. Apalagi untuk mengungkap pelaku utama.

“Pada kasus ini wajib dilakukan autopsi mayat atau Visum Dalam, disertai pemeriksaan Tes DNA dari sampel usap vagina korban, juga pakaian korban bila ditemukan. Maka bila terjadi persetubuhan (pemerkosaan), pelaku dapat ditentukan dengan mudah dan objektif,” ujar dia.

Baca Juga :  Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD

Dia mengatakan Tes DNA dari sampel vagina merupakan salah satu metode forensik paling akurat untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan seksual. Analisis ini bekerja dengan mencari profil DNA sperma dan sel kulit pelaku yang tertinggal di tubuh korban (biasanya pada kuku) karena biasanya ada upaya perlawanan korban dengan mencakar pelaku. Hasil Tes DNA di laboratorium akan dicocokkan dengan sampel DNA para tersangka atau para terduga pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Siapa pemilik sperma di vagina korban? Pelaku utama akan ketahuan. Sperma dalam vagina korban tentu adalah milik pelaku pemerkosaan.  Apabila ada manipulasi atau keterangan palsu akan gugur dengan sendirinya,” ujar dia.

Baca Juga :  Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Dia menambahkan pihak kepolisian juga bisa memeriksakan FRG kepada Dokter Spesialis Jiwa atau SPKJ. Tujuannya, kata dia, agar dapat dinilai kondisi kejiwaan pelaku. Dokter Ahli Jiwa akan mengidentifikasi ada atau tidaknya gangguan mental atau psikopatologi  tertentu, seperti kecenderungan psikopatik, depresi, atau trauma, yang mungkin berkaitan dengan peristiwa pembunuhan disertai pemerkosaan tersebut.

Karena itu, Dokter FX Lameng sangat berharap sebelum kasus kematian STN alias Noni masuk ke proses persidangan, alat bukti hasil autopsi mayat dan Tes DNA dari sample usap vagina sudah dilengkapi penyidik kepolisian.

Berita Terkait

SMKS Yohanes XXIII Maumere Masuk 100 SMK Prestasi di Indonesia
Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak
Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan
100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera
Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Jumat, 10 April 2026 - 19:47 WITA

Mahfud MD Nilai Pernyataan Saiful Mujani Jatuhkan Prabowo Bukan Makar

Jumat, 10 April 2026 - 18:43 WITA

Prabowo Ungkit Kelompok Tidak Mau Diajak Kerja Sama, PDIP Buka Suara

Selasa, 7 April 2026 - 19:54 WITA

Benarkah Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS? Simak Penjelasannya!

Rabu, 1 April 2026 - 18:22 WITA

Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:45 WITA

Istana Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi pada 1 April 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:27 WITA

PDI Perjuangan Soroti Wacana Potong Gaji Pejabat, Minta Pemerintah Benahi Anggaran K/L

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:07 WITA

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?

Berita Terbaru

Pelantikan 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka

Daerah

Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:48 WITA

Kadis Nakertrans Sikka Verdinando Lepe bersama Panitia Pelaksana Hari Buruh usai bertemu Bupati Sikka, Selasa (28/4)

Daerah

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:28 WITA