Diduga Epilepsi, Yakobus Jatuh ke Laut dan Hilang di Perairan Natakoli

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Februari 2023 - 11:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 58 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kansar Maumere sedang persiapan menuju Desa Natakoli, Selasa (21/2)

Tim Kansar Maumere sedang persiapan menuju Desa Natakoli, Selasa (21/2)

Maumere-SuaraSikka.com: Nasib sial dialami Yakobus Sawu. Pria yang diduga epilepsi ini jatuh ke laut, lalu tenggelam dan menghilang di Perairan Natakoli Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (20/2) malam sekitar pukul 23.00 Wita. Saat itu Yakobus Sawu yang berusia 33 tahun, sedang memancing ikan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menjelaskan sekitar pukul 20.00 Wita Yakobus Sawu bersama kawan-kawannya pergi melaut untuk memancing ikan di sekitar perairan Natakoli. Mereka menggunakan perahu sampan.

“Saat memancing, mendadak dia jatuh ke laut. Diduga penyakit epilepsi korban kambuh sehingga tidak bisa selamatkan diri,” jelas Mexianus Bekabel melalui siaran pers yang diterima media ini Selasa (21/2) pagi.

Setelah peristiwa tersebut, kata dia, masyarakat setempat langsung melakukan pencarian dengan menggunakan sampan. Namun upaya ini belum berbuah hasil.

Setelah mendapatkan informasi ini, Mexianus Bekabel langsung melakukan koordinasi dengan instansi potensi SAR seperti Polres Sikka, Polsek Bola, Koramil Bola, BPBD Sikka, dan Dinsos Sikka.

Baca Juga :  Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Sekitar pukul 10.00 Wita pagi tadi, Mexianus Bekabel memberangkatkan Tim Rescue Kansar Maumere menuju lokasi kejadian.

Anggota tim berjumlah 6 orang. Mereka menggunakan 1 truk personil diperkirakan tiba sekitar pukul 12.00 Wita. Tim Kansar Maumere membawa serta 1 unit Rubber Boat 30 PK dan dilengkapi Palsar Air lainnya.*** (eny)

Berita Terkait

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA