98 Detonator dan 10 Bahan Peledak, “Meledak” di Lapangan Tembak Brimob Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 Maret 2023 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detonator dan handak diledakkan di Lapangan Tembak Brimib Maumere

Detonator dan handak diledakkan di Lapangan Tembak Brimib Maumere

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 98 detonator dan 10 buah bahan peledak (handak), “meledak” di Lapangan Tembak Brimob Maumere di Wairita Desa Hoder Kecamatan Waigete Kabupatwn Sikka, Kamis (9/3) pagi tadi.

Peristiwa ini merupakan salah satu rangkaian pemusnahan barang bukti atas 34 perkara yang telah berkekuatan hukum.

Kepala Kejaksaan Negeri Maumere Fatoni Hatam saat seremoni acara pemusnahan barang bukti

Kegiatan pemusnahan barang bukti dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Sikka, dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fatoni Hatam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Sikka Stevie Stollane Ayorbaba menjelaskan 34 perkara yang sudah berkekuatan hukum tersebut dengan amar putusan dirampas untuk dimusnahkan.

Dia menyebutkan 34 perkara dimaksud yakni 4 perkara tindak pidana perikanan, 15 tindak pidana perlindungan anak, 12 perkara tindak pidana pencurian, 1 perkara tindak pidana narkotika, dan 2 perkara tindak pidana pembunuhan.

Baca Juga :  Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

“Untuk perkara tindak pidana perikanan terdapat 98 detonator dan 10 botol bahan peledak,” ujar Stevie Stollane Ayorbaba.

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fatoni Hatam pada kesempatan itu mengatakan penuntut umum selaku eksekutor, tidak hanya mengeksekusi pidana badan, tapi juga barang bukti dan barang rampasan.

“Agar tidak bisa digunakan lagi,” tegas dia.

Barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan metode pelarutan, pembakaran, dan peledakan, sesuai barang bukti masing-masing.

Pada awalnya dimusnahkan barang bukti tindak pidana narkotika berupa sabu dengan berat 0,6 gram.

Barang bukti ini dilarutkan dengan cara di-blender bersama air. Setelah dipastikan larut, barang bukti yang sudah berubah menjadi air kemudian disiram ke pasir.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Pemusnahan barang bukti dengan cara dibakar

Selanjutnya pemusnahan dengan cara pembakaran  terhadap barang-barang bukti yang bisa dibakar.

Barang-barang bukti dimasukkan ke dalam 2 tong drom, kemudian dibakar baramai-ramai oleh Kajari Sikka Fatoni Hatam, Kapolsek Waigete Iptu Nyoman Artawan, Kasat PolAir Ipda Maoritsius Herson Liman, Pasi Ops Brimob AKP Mikhael Seu, perwakilan PN Maumere, dan perwakilan Dinkes Sikka.

Dan terakhir pemusnahan dengan metode peledakan 98 detonator dan 10 bahan peledak. Untuk peledakan barang bukti khusus ini, Kejaksaan Negeri Sikka meminta bantuan Tim Jibom Den Gegana SatBrimob Polda NTT.

Tim Gegana berjumlah 6 personil dipimpin Kanit 2 Subdem Jibom Den Gegana Ipda Falerio Tanamal.

Mulanya diledakkan terlebih dahulu 10 buah handak, setelah iti diledakkan 98 detonator.*** (eny)

Berita Terkait

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terbaru