Maumere-SuaraSikka.com: PD Mawarani di Kabupaten Sikka benar-benar apes. Nasib perusahaan daerah milik Pemkab Sikka ini seperti sudah jatuh tertimpa tangga.
Bagaimana tidak! Sudah lebih dari 8 bulan, SPBU Mawarani, satu-satunya usaha yang dijalankan perusahaan daerah ini ditutup alias tidak ada aktifitas.
Di tengah status yang lesuh darah itu, terbetik kabar sebuah generaror milik PD Mawarani, raib dari kantor. Genarator yang tercatat sebagai aset Pemkab Sikka tersebut kabarnya hilang pada Januari 2023 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga kini belum diketahui pasti, apakah generator tersebut hilang karena dicuri, ataukah karena alasan lain sebagai dampak dari persoalan internal yang melanda perusahaan daerah tersebut.
Direktur Utama PD Mawarani Yanto Dereng yang dikonfirmasi terkait hal ini belum mau memberikan keterangan. Awalnya dia beralasan sedang rapat. Ketika ditanya lagi, dia malah mengarahkan bertemu Kabag Ekonomi Setda Sikka.
“Sore nanti kita ketemu Kabag Ekonomi saja,” jawab dia melalui pesan WhatsApp, Rabu (29/3).
Padahal sebelumnya media ini sudah lebih dulu mengonfirmasi Kabag Ekonomi Setda Sikka Yoris da Cunha. Mantan Camat Tanawawo itu justeru membenarkan hilangnya generator dari Kantor PD Mawarani.
“Yah, saya sudah dapat informasi kalau generator PD Mawarani hilang dari kantor. Katanya sudah dilaporkan juga ke polisi,” ujar Yoris da Cunha, Selasa (28/3).
Yoris da Cunha juga tidak bisa memberikan keterangan yang lebih detail. Alasannya karena Dirut PD Mawarani yang lebih tahu terkait masalah ini.
Dengan kondisi “saling lempar batu” seperti ini, sudah sepantasnya Sekda Sikka harus melakukan intervensi untuk mencari tahu akar persoalan sesungguhnya.*** (eny)















