Tergiur Gaji Rp 5,8 Juta per Bulan, 18 Warga Sikka Nekad ke Kalimantan, Polisi Berhasil Gagalkan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 25 Juni 2023 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 46 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga kerja ilegal diamankan di Polres Sikka

Tenaga kerja ilegal diamankan di Polres Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 18 warga Kabupaten Sikka nekad menjadi tenaga kerja pada sebuah perusahaan kelapa sawit di Kalimantan. Mereka tergiur gaji yang besar yakni Rp 5,8 juta per bulan.

Apesnya, para tenaga kerja ini berangkat tanpa dilengkapi dokumen adminsitrasi. Akibatnya rencana mereka digagalkan aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi mengamankan 18 tenaga kerja ilegal ini di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Sabtu (24/6) pukul 23.00 Wita, saat sedang menunggu kedatangan KM Bukit Siguntang.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Markus, salah seorang tenaga kerja ilegal menyebut dijanjikan kerja di perusahaan kelapa sawit dengan gaji Rp 130.000 per hari dari pukul 08.00 Wita hingga 14.00 Wita. Mereka juga boleh menambah lembur 2 jam setiap hari dengan upah Rp 32.000 per jam.

Dari tawaran perekrut, ujar dia, setelah dihitung-hitung, setiap harinya bisa menghasilkan Rp 194.000 atau setara Rp 5.820.000 per bulan.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Kebetulan saya belum ada pekerjaan, pas ada tawaran saya langsung setuju,” ujar dia saat ditemui di Polres Sikka  Minggu (25/6) siang.

Markus bersama tenaga kerja ilegal lainnya ditawarkan kerja oleh.seorang perekrut asal Kabupaten Flores Timur. Polisi juga berhasil mengamankan perekrut tersebut.

Saat ini penyidik sedang memeriksa perekrut di Ruang Tipidter. Sementara tenaga kerja ilegal lainnya sedang santai di teras Reskrom Polres Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terbaru