Demonstrasi Sunat Dana Sertifikasi di Maumere, Berujung Ricuh

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 4 Agustus 2023 - 18:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 57 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi dan polisi terlibat dorong-mendorong di depan pintu gerbang Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, Jumat (4/8)

Massa aksi dan polisi terlibat dorong-mendorong di depan pintu gerbang Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, Jumat (4/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Aksi demonstrasi terkait dugaan sunat dana sertifikasi, Jumat (4/8), berujung ricuh.

Polisi dan massa aksi dari PMKRI Maumere, terlibat saling baku dorong di depan pintu gerbang Kantor Kejaksaan Negeri Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Massa pendemo yang mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri kesal karena gerbang ditutup dan dijaga ketat aparat kepolisian.

Baca Juga :  Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Beberapa orator tampak bersuara lantang, berkali-kali mereka berteriak agar pintu gerbang dibuka.

“Buka pintu itu, kami datang ingin menagih janji,” seru mereka.

Kejaksaan Negeri Sikka sebenarnya mempersilakan 3 orang sebagai perwakilan untuk audiens. Namun PMKRI Maumere menginginkan audiens bersama semua massa aksi.

Gagal melunakkan aparat kepolisian, massa aksi sekitar 20-an orang berupaya menerobos barisan keamanan.

Baca Juga :  Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Polisi membentang police line untuk membatasi pergerakan massa aksi di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, Jumat (4/8)

Aksi dorong-mendorong pun tak terelakkan. Bahkan terjadi hingga berkali-kali.

Lemahnya kekuatan massa aksi, membuat aparat kepolisian cukup gampang memukul mundur anak-anak PMKRI Maumere.

Setelah gagal berkali-kali, PMKRI Maumere akhirnya mengalah. Tiga perwakilan bersedia masuk ke Kantor Kejaksaan Negeri untuk menyampaikan tuntutan.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA