


Maumere-SuaraSikka.com: Polemik sumber dana pengadaan tanah untuk PAUD di Desa Ladogahar Kecamatan Nita Kabupaten Sikka, semakin terang benderang.
Sufriyance Merison Botu, anggota DPRD Sikka dari Fraksi Partai Gerindra menegaskan bahwa dia mengeluarkan uang Rp 30 juta untuk membeli sepetak tanah dari Muhamad Torik alias Hubertus Karlince.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tanah tersebut kemudian dihibahkan kepada Desa Ladogahar untuk pembangunan Gedung PAUD.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Ladogahar Antiokus Anthe. Dia memastikan tidak ada satu sen pun alokasi dana desa yang dikeluarkan untuk membeli tanah milik Hubertus Karlince.
“Itu murni uang dari Pa Son Botu,” terang dia kepada wartawan di Maumere, Senin (8/1).
Son Botu menambahkan sesuai perjanjian, dia mencicil pembelian tanah sebanyak 3 kali. Cicilan pertama dia serahkan kepada Kepala Desa Arkadius Arias, sebelum kepala desa ini meninggal dunia. Lalu cicilan kedua dan ketiga, dikirim langsung melalui mobile banking ke rekening milik Albertus Piterson, anak Hubertus Karlince.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












