Semarak dan Keren, Hegong Massal 2025 Penari Ramaikan Hardiknas di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 850 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampikan Tarian Hegong Massal di halaman Kantor Bupati Sikka, Jumat (2/5)

Penampikan Tarian Hegong Massal di halaman Kantor Bupati Sikka, Jumat (2/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Peringatan Hari Pendidilan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Jumat (2/5), diwarnai penampilan tarian Hegong Massal. Tarian ini disemarakkan oleh 2.025 penari pelajar perempuan dari 22 SMA, 22 SMK, dan 1 SMP.

Tari Hegong merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup populer di Kabupaten Sikka. Tarian ini sering ditampilkan pada berbagai kegiatan antara lain acara adat dan penyambutan tamu penting.

Untuk meramaikan Hardiknas sekaligus mendukung program NTT Menari, kali ini Tarian Hegong dikreasi secara moderen, sehingga terlihat begitu agung. Meski hanya 3 menit, penampilan Hegong Massal kreasi di halaman Kantor Bupati Sikka terlihat semarak dan keren.

Tarian Hegong Massal

Para penari mengenakan pakaian adat berlenggak lenggok mengikuti dentuman gong gendang. Mereka membentuk 2 kelompok besar. Kelompok pertama membentuk huruf MOF, dan kelompok kedua yang berada di bagian belakang kelompok pertama menggambarkan barisan penjaga pintu gerbang.

Baca Juga :  Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Penampilan Hegong Massal hanya memakan waktu 3 menit saja, karena program tarian massal ini digelorakan se-NTT. Setiap kabupaten/kota dengan tarian tradisional setempat mendapatkan kesempatan tampil selama 3 menit. Acara tersebut disaksikan langsung Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melalui live streaming.

Koordinator Pengawas SMA/SMK/SLB Dinas Pendidikan NTT di Kabupaten Sikka Michael Maran menyebut jumlah penari Hegong Massal sebanyak 2.025 pelajar, merupakan jumlah terbanyak dari semua kabupaten/kota.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru