“Seluruh penari di NTT yang terlibat dalam NTT Menari berjumlah 18.000. Paling banyak dari Sikka,” jelas Michael Maran di sela-sela kegiatan ini.
Dia menjelaskan mestinya jumlah penari bisa lebih banyak lagi. Namun pihaknya mematok jumlah 2.025 sebagai simbol tahun pelaksanaan.
“Ini tahun pertama pelaksanaan program NTT Menari, sehingga untuk mengingat itu kami libatkan 2.025 pelajar,” jelas dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Hegong Massal, jelas Michael Maran, disiapkan kurang lebih 1 bulan. Koreografer pada kegiatan seni ini dipercayakan kepada Romylindo Hifilson guru Seni Budaya SMAK Frater Maumere, dengan penata tari Aris Parera yang adalah guru Seni Budaya SMAS John Paul II.
Para penari berlatih pada masing-masing sekolah. Setelah itu koreografer dan penata tari membenum ribuan penari itu pada 3 kesempatan saat 2 kali gladikotor dan 1 kali gladibersih.
Hegong Massal ditampilkan setelah upacara peringatan Hardiknas. Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dengan menggunakan bisana adat tampil sebagai Inspektur Upacara. Seluruh peserta pada peringatan Hardiknas diwajibkan mengenakan pakaian adat.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












