Semarak dan Keren, Hegong Massal 2025 Penari Ramaikan Hardiknas di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 850 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampikan Tarian Hegong Massal di halaman Kantor Bupati Sikka, Jumat (2/5)

Penampikan Tarian Hegong Massal di halaman Kantor Bupati Sikka, Jumat (2/5)

“Seluruh penari di NTT yang terlibat dalam NTT Menari berjumlah 18.000. Paling banyak dari Sikka,” jelas Michael Maran di sela-sela kegiatan ini.

Dia menjelaskan mestinya jumlah penari bisa lebih banyak lagi. Namun pihaknya mematok jumlah 2.025 sebagai simbol tahun pelaksanaan.

“Ini tahun pertama pelaksanaan program NTT Menari, sehingga untuk mengingat itu kami libatkan 2.025 pelajar,” jelas dia.

Michael Maran

Hegong Massal, jelas Michael Maran, disiapkan kurang lebih 1 bulan. Koreografer pada kegiatan seni ini dipercayakan kepada Romylindo Hifilson guru Seni Budaya SMAK Frater Maumere, dengan penata tari Aris Parera yang adalah guru Seni Budaya SMAS John Paul II.

Para penari berlatih pada masing-masing sekolah. Setelah itu koreografer dan penata tari membenum ribuan penari itu pada 3 kesempatan saat 2 kali gladikotor dan 1 kali gladibersih.

Baca Juga :  Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Hegong Massal ditampilkan setelah upacara peringatan Hardiknas. Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dengan menggunakan bisana adat tampil sebagai Inspektur Upacara. Seluruh peserta pada peringatan Hardiknas diwajibkan mengenakan pakaian adat.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru