IFTK Ledalero dan GMNI Sikka Turun ke Jalan, Hadirkan Dokter Anestesi, Tolak Penghentian Aktifitas Pasar Wuring

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 10:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 923 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi IFTK Ledalero dan GMNI Sikka, Senin (3/11)

Aksi IFTK Ledalero dan GMNI Sikka, Senin (3/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IFTK Ledalero bersama GMNI Sikka, Senin (3/11), bergandengan tangan turun ke jalan. Mereka menggelar aksi di Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari Maumere.

Dua isu penting diangkat dalam aksi kali ini. Dari baliho yang dibentangkan, tampak tertulis jelas, seruan aksi yang digaungkan yakni Hadirkan Dokter Anestesi dan Tolak Penutupan Penghentian Aktifitas Pasar Wuring.

Massa aksi berkumpul di Jalan Pos, persis di depan GMIT Kalvari. Mereka mengenakan atribut jelas. Tampak juga Direktur CV Bengkunis Jaya Waode Karmula Wati dan beberapa pedagang Pasar Wuring.

Massa aksi mulai bergerak secara longmarch ke Kantor Bupati Sikka pada pukul 09.40 Wita. Mereka tidak langsung ke lokasi yang dituju, tapi masih berputar melewati Kampus Unipa Maumere, dan seterusnya hingga titik lokasi aksi.

Baca Juga :  Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Tidak ada pengawalan khusus dari pihak keamanan. Hanya terlihat beberapa personil SatIntel Polres Sikka di titik kumpul, dan mengikuti longmarch hingga ke Kantor Bupati Sikka.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Sikka seringkali mengalami ketiadaan dokter anestesi sejak 1 tahun belakangan ini. Terakhir pada bulan lalu, Sikka mengalami ketiadaan dokter anestesi dan dokter obgyn.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA