Akses Mudah dan Cepat, Program JKN Bikin Greni Terkesima

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 112 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antonela Anggreni Goan, warga Kabupaten Sikka peserta Program JKN

Antonela Anggreni Goan, warga Kabupaten Sikka peserta Program JKN

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan pelayanan mudah, cepat dan setara bagi pesertanya. Salah satu peserta JKN yang terkesima dengan pelayanan kesehatan yang diterima adalah Antonela Anggreni Goan.

Warga Desa Kloangbolat Kabupaten Sikka Propinsi NTT ini merasakan kemudahan mengakses layanan kesehatan saat dia dan keluarga berobat pada fasilitas kesehatan menggunakan Program JKN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suatu waktu, sekitar Juni 2024, saat lagi libur kuliah, gadis berusia 21 tahun ini pernah mengalami sakit yang tidak tertahankan di bagian perut. Keluarga membawanya ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS Santo Gabriel Kewapante. Lantaran terburu-buru, dia tidak membawa Kartu JKN.

Baca Juga :  Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

“Saya waktu itu hanya membawa KTP. Jadi cukup menyebutkan Nomor Induk Kependudukan, petugas rumah sakit langsung mengecek kepesertaan saya. Saya rasa mudah sekali karena tidak perlu bawa kartu. Saya rasa sangat cepat sekali, langsung dilayani dengan sigap,” cerita Greni di Kantor BPJS Kesehatan, Rabu (19/11).

Baca Juga :  Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Greni mengatakan pelayanan tenaga medis di RS Santo Gabriel Kewapante sangat baik. Dia mendalatkan pelayanan yang baik dan cepat. Dia merasa tenang karena dalam kondisi mendadak tidak lagi memikirkan biaya karena sudah ditanggung Program JKN.

“Saya waktu itu dilayani dengan cepat sekali, saya diberikan infus, disuntikkan obat panas dan obat lambung. Petugas menanyakan kondisi yang saya rasakan. Setelah ditangani dan kondisi membaik, saya diperbolehkan pulang,” ujar dia.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru