Kerja Sama dengan Perusahaan Jepang, Kelompok Nelayan Garuda di Hewuli Sikka Budidaya Mutiara di Perairan Watuturan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 378 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kelompok Nelayan Garuda Vinsensius sedang menurunkan keranjang plastik bibit mutiara ke dalam laut, Senin (12/12)

Ketua Kelompok Nelayan Garuda Vinsensius sedang menurunkan keranjang plastik bibit mutiara ke dalam laut, Senin (12/12)

Maumere-SuaraSikka com: Sebuah langkah maju dilakukan petani mutiara di Kelurahan Hewuli Kabupaten Sikka. Kelompok Nelayan Garuda membangun kerja sama dengan PT Asa Mutiara, sebuah perusahaan milik warga Jepang, dalam usaha budidaya mutiara.

Aktivitas budidaya mutiara mulai berlangsung Senin (22/12). Para nelayan menanam ribuan bibit mutiara di perairan Pantai Watuturan. Kurang lebih 200 lembar rakitan keranjang plastik yang berisikan bibit mutiara ditanam di laut lepas, sekitar 100 meter dari pinggir pantai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaran keranjang plastik berisikan bibit mutiara siap ditanam di tengah laut

Pantauan media ini di Pantai Watuturan, Vinsensius selaku Ketua Kelompok Nelayan Garuda mengkoordinir anggota kelompok untuk sama-sama merakit secara rapi 200 lembar keranjang plastik. Bibit-bibit mutiara dilekatkan dalam semacam penampang yang diikatkan pada keranjang plastik.

Baca Juga :  Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Setelah pekerjaan tahap awal ini rampung, kemudian mereka membawa lembaran keranjang plastik ke tengah laut dengan menggunakan sebuah perahu motor berkekuatan 15 PK. Karena perahu motor berukuran kecil, sehingga mereka perlu beberapa kali untuk mengevakuasi 200 lembar keranjang plastik.

Seutas tali berukuran yang cukup panjang dibentangkan rapi memanjang di atas permukaan air laut. Lembaran-lembaran keranjang plastik berisikan bibit mutiara kemudian digantung pada tali tersebut. Pada bagian bawah lembaran keranjang plastik diikatkan dengan beberapa buah batu berukuran kecil, agar keranjang plastik terlihat seperti menggantung.

Baca Juga :  Sempat Foto Prewedding, Rencana Juni Menikah, Guru SMPN Nuba Arat Ditemukan Gantung Diri

Para petani mutiara ini telah membuat 2 jalur tali untuk menanam bibit mutiara. Menurut rencana mereka berupaya membuat 10 jalur. Sehingga kurang lebih masih sekitar 500-600 keranjang plastik berisikan bibit mutiara yang rencananya akan ditanam beberapa hari ke depan.

Berita Terkait

Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat
Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar
Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf
Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti
Lika Liku Kasus Eltras Pub Maumere, dari Masalah Kasbon, Dugaan TPPO, Hingga Suster Ika Bertindak Seperti Polisi
Penetapan 2 Tersangka Dugaan TPPO Eltras Pub Disinyalir Berdasarkan Tekanan TRuK-F dan Jaringan HAM Sikka
Praperadilan Dugaan TPPO Eltras Pub di Maumere, Tidak Ada Perbuatan Melawan Hukum
Sempat Foto Prewedding, Rencana Juni Menikah, Guru SMPN Nuba Arat Ditemukan Gantung Diri
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:44 WITA

Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Kamis, 16 April 2026 - 10:21 WITA

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Rabu, 15 April 2026 - 12:12 WITA

Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 07:39 WITA

Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti

Senin, 13 April 2026 - 21:57 WITA

Penetapan 2 Tersangka Dugaan TPPO Eltras Pub Disinyalir Berdasarkan Tekanan TRuK-F dan Jaringan HAM Sikka

Senin, 13 April 2026 - 20:39 WITA

Praperadilan Dugaan TPPO Eltras Pub di Maumere, Tidak Ada Perbuatan Melawan Hukum

Senin, 13 April 2026 - 13:55 WITA

Sempat Foto Prewedding, Rencana Juni Menikah, Guru SMPN Nuba Arat Ditemukan Gantung Diri

Minggu, 12 April 2026 - 17:55 WITA

Diterpa Angin Kencang, Pohon Rita Tumbang, Rumah Sipri Aswin di Paga-Sikka Rusak Berat

Berita Terbaru

Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga

Daerah

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:21 WITA

Wakil Ketua Bidang Pengembangan Sayap dan Badan Partai NasDem Sikka Yosef Nong Soni membacakan pernyataan sikap dan tuntutan, Rabu (15/4)

Daerah

Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf

Rabu, 15 Apr 2026 - 12:12 WITA