

Maumere-SuaraSikka com: Sebuah langkah maju dilakukan petani mutiara di Kelurahan Hewuli Kabupaten Sikka. Kelompok Nelayan Garuda membangun kerja sama dengan PT Asa Mutiara, sebuah perusahaan milik warga Jepang, dalam usaha budidaya mutiara.
Aktivitas budidaya mutiara mulai berlangsung Senin (22/12). Para nelayan menanam ribuan bibit mutiara di perairan Pantai Watuturan. Kurang lebih 200 lembar rakitan keranjang plastik yang berisikan bibit mutiara ditanam di laut lepas, sekitar 100 meter dari pinggir pantai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan media ini di Pantai Watuturan, Vinsensius selaku Ketua Kelompok Nelayan Garuda mengkoordinir anggota kelompok untuk sama-sama merakit secara rapi 200 lembar keranjang plastik. Bibit-bibit mutiara dilekatkan dalam semacam penampang yang diikatkan pada keranjang plastik.
Setelah pekerjaan tahap awal ini rampung, kemudian mereka membawa lembaran keranjang plastik ke tengah laut dengan menggunakan sebuah perahu motor berkekuatan 15 PK. Karena perahu motor berukuran kecil, sehingga mereka perlu beberapa kali untuk mengevakuasi 200 lembar keranjang plastik.
Seutas tali berukuran yang cukup panjang dibentangkan rapi memanjang di atas permukaan air laut. Lembaran-lembaran keranjang plastik berisikan bibit mutiara kemudian digantung pada tali tersebut. Pada bagian bawah lembaran keranjang plastik diikatkan dengan beberapa buah batu berukuran kecil, agar keranjang plastik terlihat seperti menggantung.
Para petani mutiara ini telah membuat 2 jalur tali untuk menanam bibit mutiara. Menurut rencana mereka berupaya membuat 10 jalur. Sehingga kurang lebih masih sekitar 500-600 keranjang plastik berisikan bibit mutiara yang rencananya akan ditanam beberapa hari ke depan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












