Sampah Membusuk di Pasar Alok, Siapa Peduli?

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 22 Desember 2019 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 59 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah yang sudah membusuk di Pasar Alok, Minggu (22/12)

Tumpukan sampah yang sudah membusuk di Pasar Alok, Minggu (22/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Bau busuk menyengat di Pasar Alok, Minggu (22/12). Sumbernya berasal dari tumpukan sampah yang sudah menggunung. Siapa yang peduli dengan kondisi ini, sepertinya tidak jelas.
Pantauan media ini, “gunungan” sampah itu terletak persis di bagian utara lapak penjualan ikan. Tumpukannya sudah menggunung, dan “memakan” tempat yang cukup luas. Kondisinya tidak beraturan.
Di sekitar tempat itu ada 2 tempat sampah yang disiapkan. Satu bangunan permanen berukuran kecil. Ada juga 1 unit kontener sampah. Namun sarana-sarana ini tidak mampu menampung sampah-sampah pasar tradisional terluas di Propinsi NTT itu.
Diperkirakan sampah yang menggunung ini sudah dibiarkan cukup lama. Seorang pedagang sayur yang berjualan di sebelah bawah tumpukan sampah, menyebut sudah lebih dari 4 bulan.
“Tiap hari orang buang saja sampah di tempat ini, akibatnya berserakan begitu saja. Jarang sekali petugas datang angkut untuk buang ke tempat lain,” tutur pria yang enggan sebutkan namanya.
Tumpukan sampah di Pasar Alok, tidak di lokasi itu saja. Masih ada beberapa titik lain yang dijadikan tempat sampah. Namun kondisinya tidak separah di bagian utara lapak penjualan ikan.
Sampah dan kebersihan kota masih menjadi momok di tengah masyarakat. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo di awal kepemimpinannya berjanji membereskan sampah dalam waktu 3 bulan.
Beberapa hari setelah dilantik, dia wujudkan tekad itu dengan mendatangi Pasar Alok. Ditemani Lukman yang waktu itu menjabat Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan, keduanya berjalan kaki keliling memantau keadaan Pasar Alok.
Dalam kurun waktu 3 bulan seperti yang dijanjikan, ternyata Bupati Sikka tidak mampu menyelesaikan sampah. Jangankan masalah sampah di Kota Maumere, untuk lingkup Pasar Alok saja, justeru bukan dibereskan, malah semakin tidak terkontrol.
Fraksi Partai Nasdem melalui sikap politiknya pernah menghentak kesadaran Bupati Sikka. Melalui pemandangan umum, Senin (25/11), Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Petrus da Silva mempertanyakan penanganan sampah dan kebersihan kota.
“Fraksi memberi apresiasi kepada Saudara Bupati tentang komitmennya terhadap kebersihan kota. Namun semangat Saudara Bupati di awal pemerintahan dalam rangka menangani sampah dan kebersihan kota, hanya tinggal cerita, karena tidak ada tindak lanjut yang berkesinambungan sampai dengan saat ini,” kritik Fraksi Partai Nasdem.
Menanggapi itu, Bupati Sikka menjelaskan terkait sampah dan kebersihan Kota Maumere, pemerintah sungguh menyadari bahwa bukanlah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan. Menurut dia, butuh komitmen dan juga energi yang tinggi agar sampah dan kebersihan Kota Maumere dapat diurus dan diselesaikan dengan baik.
“Terkait sampah dan kebersihan kota tidak hanya upaya fisik yang dilakukan, tetapi juga bagaimana kita bersama membentuk mindset atau cara berpikir dan kultur atau cara berbudaya untuk hidup bersih dan sehat sehingga sampah dapat dikelola oleh semua pihak mulai dari anak usia dini hingga orang dewasa,” jawab Bupati Sikka.
Dia menambahkan, secara jujur, masih banyak sampah yang belum bisa tertangani. Kondisi ini harus dibenahi demi menunjukkan jati diri sebagai warga masyarakat dan juga warga Kota Maumere yang sadar akan kebersihan dan hidup sehat.*** (eny)

Berita Terkait

TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM
Manajemen RSUD TC Hillers Maumere Rencana Datangkan Dokter Residen

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru