Selamatkan Bendera Merah Putih, Kris Sina Bertemu Kasad di Jakarta

    0
    207
    Aksi heroik Sertu Kristianus Sina pada saat upacara penurunan bendera merah putih
    Foto: Aksi heroik Sertu Kristianus Sina pada saat upacara penurunan bendera merah putih di Lapangan Umum Kota Baru Maumere, Jumat (17/8)
    Maumere, SuaraSikka.com – Sersan Satu Kristianus Sina, anggota Intel Kodim 1603 Sikka, Rabu (22/8) hari ini akan berangkat ke Jakarta. Penyelamat bendera merah putih di Kabupaten Sikka itu dijadwalkan bertemu Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono Erwin Syafitri.
    Melalui pesan WhatsApp ke media ini, Kristianus Sina akan berangkat ke Jakarta melalui Makassar. Setiba di Jakarta, dia akan langsung menuju Markas Besar TNI AD di Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat. Kemungkinan Kristianus Sina akan bertemu Kasad pada Kamis (23/8).
    Kristianus Sina diundang menghadap Kasad sehubungan dengan aksi heroik yang dia lakukan saat upacara penurunan bendera merah putih di Lapangan Umum Kota Baru Maumere, Jumat (17/8), dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI. Saat itu bendera merah putih tidak bisa diturunkan lantaran macetnya tali pengait.

    “Meskipun kamu mendapat latihan jasmani yang sehebat-hebatnya, tidak akan berguna jika kamu mempunyai sifat menyerah! Kepandaian yang bagaimanapun tingginya, tidak ada gunanya jika orang itu mempunyai sifat menyerah! Tentara akan hidup sampai akhir jaman, tentara akan timbul dan tenggelam bersama negara!” ~ Jenderal Sudirman

    Pasukan pengibar bendera (Paskibra) sudah mencoba beberapa kali, namun bendera merah putih tidak bisa diturunkan. Setelah lagu Indonesia Raya selesai dinyanyikan, Kristianus Sina yang berada tidak jauh dari lapangan upacara langsung spontan berinisiatif memanjat tiang bendera setinggi 12 meter. Berkat aksi heroik ini, bendera merah putih pun bisa diturunkan.
    Dandim 1603 Sikka Sugeng Prihatin memberikan apresiasi atas jiwa ksatria lelaki berusia 49 tahun itu. Dia mengatakan Kristianus Sina sebagai seorang prajurit sangat tanggap terhadap situasi untuk memecahkan permasalahan yang dialami paskibra.
    “Berkat kesetiaan dan kecintaan kepada NKRI, dengan keberanian dan aksi heroiknya, sehingga bendera merah putih dapat diturunkan dalam upacara tersebut. Sebagai komandan, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Semoga aksi ini bisa menjadi contoh bagi prajurit-prajurit saya di Kabupaten Sikka,” ungkap Sugeng Prihatin.
    Atas aksi heroik ini, Kristianus Sina mendapatkan piagam penghargaan dari pemerintah setempat melalui Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus. Dandim 1603 Sikka sendiri juga ikut memberikan penghargaan kepada pemilik rambut gimbal itu. Untuk menghadap Kasad, Kristianus Sina terpaksa menggunting rambut gimbalnya.*** (eny)
    BERITA TERKAIT:

    TINGGALKAN BALASAN

    Silahkan ketik komentar anda
    Silahkan ketik nama anda di sini