Setelah 34 Jam Tenggelam di Perairan Natakoli, Pengidap Epilepsi Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Februari 2023 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 53 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan, Rabu (22/2), berhasil menemukan korban tenggelam di perairan Natakoli

Tim SAR Gabungan, Rabu (22/2), berhasil menemukan korban tenggelam di perairan Natakoli

Maumere-SuaraSikka.com: Setelah 34 jam tenggelam di Perairan Natakoli Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka, akhirnya Yakobus Sawu ditemukan Rabu (22/2), dalam keadaan meninggal dunia.

Jasad korban kemudian dimasukkan dalam kantong jenazah, dan langsung dievakuasi ke pesisir laut untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bola.

Korban diketahui beralamat di Dolekloang RT/RW 009/003 Dusun Natakoli Desa Natakoli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Karel Roni Ileng yang dikonfirmasi di Kantor Basarnas Maumere, memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kami sudah serahkan ke keluarga,” ujar dia, Rabu (22/2) di sela-sela kegiatan donor darah dalam rangka memperingati HUT ke-51 Basarnas.

Dia menjelaskan penemuan korban tenggelam terjadi pada Operasi SAR hari kedua. Sebelum melakukan operasi, Tim SAR Gabungan terlebih dahulu melaksanakan briefing persiapan personil dan alat.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Unsur Tim SAR yg terlibat yakni 6 orang Kansar Maumere, 1 dari Polres Sikka, 2 anggota Polsek Bola, 2 anggota Koramil Bola, 1 dari BPBD Sikka, 2 dari Tagana, serta masyarakat dan keluarga korban.

Sementara peralatan yang digunakan yakni 1 unit Rubber Boat 30 PK milik Kansar Maumere, 2 set peralatan selam, 1 set Palsar Air Lainnya, dan 1 unit Aqua Eye.

Selanjutnya sekitar pukul 08.50 Wita, 2 personil Tim Rescue Kansar Maumere melaksanakan penyelaman di sekitar dengan kedalaman 20 meter.

Upaya ini berhasil karena setelah 10 menit kemudian korban berhasil ditemukan dengan jarak 100 meter dari lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, Yakobus Sawu yang diduga epilepsi jatuh ke laut, lalu tenggelam dan menghilang di Perairan Natakoli Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Peristiwa ini terjadi pada Senin (20/2) malam sekitar pukul 23.00 Wita. Saat itu Yakobus Sawu yang berusia 33 tahun, sedang memancing ikan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menjelaskan Yakobus Sawu bersama kawan-kawannya pergi melaut untuk memancing ikan.

“Saat memancing, mendadak dia jatuh ke laut. Diduga penyakit epilepsi korban kambuh sehingga tidak bisa selamatkan diri,” jelas Mexianus Bekabel melalui siaran pers yang diterima media ini Selasa (21/2) pagi.

Setelah peristiwa tersebut, kata dia, masyarakat setempat langsung melakukan pencarian dengan menggunakan sampan. Namun upaya ini belum berbuah hasil.*** (eny)

Berita Terkait

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA