Dugaan Sunat Dana Sertifikasi di Sikka, Jaksa Bakal Periksa 3 Orang

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 3 Juni 2023 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 49 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sikka Ibrahim

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sikka Ibrahim

Maumere-SuaraSikka.com: Kejaksaan Negeri Sikka merespon cepat kasus dugaan penyunatan dana sertifikasi guru senilai Rp 642.159.226 di Dinas PKO Kabupaten Sikka.

Informasi yang dihimpun media ini, Kejaksaan Negeri Sikka bakal memeriksa sejumlah orang yang dianggap paling tahu dan paham tentang dana sertifikasi guru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka melalui Kasi Intelijen Ibrahim membenarkan pihaknya mengundang 3 orang untuk dimintai kererangan.

“Iya betul, kita undang untuk klarifikasi,” jelas Ibrahim, Sabtu (3/6).

Dia belum mau membeberkan siapa-siapa saja 3 orang yang bakal diklarifikasi Kejaksaan Neheri Sikka.

Dari hasil investigasi, media ini berhasil mengantongi nama dan jabatan 3 orang yang akan diklarifikasi Kejaksaan Negeri Sikka.

Dugaan penyunatan Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau yang lazim disebut dana sertifikasi guru menguak ke publik bersamaan dengan pemeriksaan dugaan kasus pelecehan yang terjadi di Dinas PKO Sikka beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Dugaan makin menguat setelah terungkap sebuah surat pernyataan yang ditandatangani Iswadi, operator dana TKG dan TPG.

Dalam surat pernyataan tertanggal 12 Mei 2023, Iswadi menerangkan telah menerima uang tunai sebesar Rp 642.159.226 dari Bendahara Pengeluaran Dinas PKO Sikka.

Uang tersebut, untuk pemotongan pinjaman dari para guru yang bersertifikasi Tahap 1 Tahun 2023 kepada KSP Nasari Maumere.

“Namun uang tersebut saya gunakan untuk kepentingan pribadi saya,” demikian salah satu butir surat pernyataan yang ditandatangani Iswadi di atas meterai.

Iswadi bersedia mengembalikan dengan cara mencicil, sampai dengan pelunasan di bulan Juli 2023 kepada Bendahara Pengeluaran Dinas PKO Sikka.

Belakangan media ini mendapat kabar Iswadi telah membuat surat pernyataan yang baru, yang dibuat dalam bentuk tulis tangan.

Surat pernyataan yang baru, telah Iswadi serahkan kepada Tim Pemeriksa kasus dugaan pelecehan, saatnya dirinya diperiksa.

Baca Juga :  Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sebagaimama diberitakan sebelumnya, sana sertifkasi guru diberikan kepada  guru-guru yang telah lulus pendidikan profesi guru.

Di Kabupaten Sikka  kata dia, terdata sebanyak 820 guru PNS, dan 200-an guru non-PNS.

Untuk guru PNS, menerima TPG setiap bulan dipotong pajak, sebesar 1 kali gaji pokok. Pembayaran dilakukan per triwulan, dikirim dari rekening Dinas PKO Sikka ke rekening masing-masing.

Sedangkan untuk guru non-PNS, setiap bulan mendapat TPG Rp 1,5 juta dipotong pajak, ditransfer per triwulan dari rekening Kementerian Dikbud Ristek.

Untuk triwulan pertama, Januari hingga Maret 2023, jumlah TPG untuk guru PNS sebesar Rp 9,5 miliar.

Banyak guru yang tidak menerima dana sertifikasi sesuai hak mereka. Alasan yang disampaikan yakni terjadi gangguan aplikasi Sistem Bayar. Setelah ditelusuri ternyata ada dugaan penyunatan.*** (eny)

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru