Dugaan Sunat Dana Sertifikasi di Sikka, Jaksa Bakal Periksa 3 Orang

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 3 Juni 2023 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 62 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sikka Ibrahim

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sikka Ibrahim

Maumere-SuaraSikka.com: Kejaksaan Negeri Sikka merespon cepat kasus dugaan penyunatan dana sertifikasi guru senilai Rp 642.159.226 di Dinas PKO Kabupaten Sikka.

Informasi yang dihimpun media ini, Kejaksaan Negeri Sikka bakal memeriksa sejumlah orang yang dianggap paling tahu dan paham tentang dana sertifikasi guru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka melalui Kasi Intelijen Ibrahim membenarkan pihaknya mengundang 3 orang untuk dimintai kererangan.

“Iya betul, kita undang untuk klarifikasi,” jelas Ibrahim, Sabtu (3/6).

Dia belum mau membeberkan siapa-siapa saja 3 orang yang bakal diklarifikasi Kejaksaan Neheri Sikka.

Dari hasil investigasi, media ini berhasil mengantongi nama dan jabatan 3 orang yang akan diklarifikasi Kejaksaan Negeri Sikka.

Dugaan penyunatan Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau yang lazim disebut dana sertifikasi guru menguak ke publik bersamaan dengan pemeriksaan dugaan kasus pelecehan yang terjadi di Dinas PKO Sikka beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Dugaan makin menguat setelah terungkap sebuah surat pernyataan yang ditandatangani Iswadi, operator dana TKG dan TPG.

Dalam surat pernyataan tertanggal 12 Mei 2023, Iswadi menerangkan telah menerima uang tunai sebesar Rp 642.159.226 dari Bendahara Pengeluaran Dinas PKO Sikka.

Uang tersebut, untuk pemotongan pinjaman dari para guru yang bersertifikasi Tahap 1 Tahun 2023 kepada KSP Nasari Maumere.

“Namun uang tersebut saya gunakan untuk kepentingan pribadi saya,” demikian salah satu butir surat pernyataan yang ditandatangani Iswadi di atas meterai.

Iswadi bersedia mengembalikan dengan cara mencicil, sampai dengan pelunasan di bulan Juli 2023 kepada Bendahara Pengeluaran Dinas PKO Sikka.

Belakangan media ini mendapat kabar Iswadi telah membuat surat pernyataan yang baru, yang dibuat dalam bentuk tulis tangan.

Surat pernyataan yang baru, telah Iswadi serahkan kepada Tim Pemeriksa kasus dugaan pelecehan, saatnya dirinya diperiksa.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Sebagaimama diberitakan sebelumnya, sana sertifkasi guru diberikan kepada  guru-guru yang telah lulus pendidikan profesi guru.

Di Kabupaten Sikka  kata dia, terdata sebanyak 820 guru PNS, dan 200-an guru non-PNS.

Untuk guru PNS, menerima TPG setiap bulan dipotong pajak, sebesar 1 kali gaji pokok. Pembayaran dilakukan per triwulan, dikirim dari rekening Dinas PKO Sikka ke rekening masing-masing.

Sedangkan untuk guru non-PNS, setiap bulan mendapat TPG Rp 1,5 juta dipotong pajak, ditransfer per triwulan dari rekening Kementerian Dikbud Ristek.

Untuk triwulan pertama, Januari hingga Maret 2023, jumlah TPG untuk guru PNS sebesar Rp 9,5 miliar.

Banyak guru yang tidak menerima dana sertifikasi sesuai hak mereka. Alasan yang disampaikan yakni terjadi gangguan aplikasi Sistem Bayar. Setelah ditelusuri ternyata ada dugaan penyunatan.*** (eny)

Berita Terkait

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terbaru