S a y o n a r a

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 20 September 2023 - 07:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1,377 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Gaharpung

Marianus Gaharpung

LAGU anak-anak berjudul Sayonara, tidak ada yang tahu siapa penciptanya. Pada berbagai literasi, disebut dengan NN, atau sama dengan nomen nescio. Dalam bahasa Latin berarti saya tidak tahu, atau digunakan sebagai sebutan anonim.

Tidak banyak yang tahu juga asal muasal lagu ini. Menurut cerita yang tersebar, lagu Sayonara berasal dari Jepang yang saat itu berjudul “Mata Aimashou”. Memiliki arti dan irama yang sama dengan penggalan lagunya.

Lagu ini akrab di telinga anak-anak SD di era 1980-an. Sayonara semakin populer saat dinyanyikan kolaborasi oleh artis-artis cilik Trio Kwek-Kwek dalam bentuk kaset berlabel Indonesia Top Anak-Anak yang diluncurkan Nirwana Record tahun 1997.

Sayonara Sayonara
Sampai berjumpa pula
Sayonara Sayonara
Sampai berjumpa pula
Buat apa susah Buat apa susah Susah itu tak ada gunanya
Buat apa susah Buat apa susah
Susah itu tak ada gunanya

Baca Juga :  Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan

Sayonara dalam bahasa Jepang artinya selamat tinggal. Ungkapan ini biasanya disampaikan ketika seseorang benar-benar akan berpisah dalam waktu yang cukup lama, atau bahkan berpisah selama-lamanya.

Berita Terkait

Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:48 WITA

Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:27 WITA

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:26 WITA

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:37 WITA

Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:55 WITA

Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:27 WITA

Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:15 WITA

China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial

Berita Terbaru

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA