Publik Nian Tana Sikka menilai aspek kepribadian Bupati Sikka yang doyan menyanyikan lagu Achmad Albar berjudul “Rumah Kita”, gagal total.
Pejabat dengan karakter emosional, terkadang membabi buta, tanpa tahu tempat dan waktu. Tidak peduli meskipun di depan publik dan wakil rakyat di gedung terhormat Kulababong.
Hampir semua janji politik Roma bisa dibilang tidak terealisasi. Tidak ada yang bisa dibanggakan selama 5 tahun Roma memimpin Kabupaten Sikka. Orang Jawa bilang hanya keakehan, alias kebanyakan janji, tanpa tindakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Roma sama dengan NATO: No Action Talk Only. Pemimpin yang hanya bisa beretorika tanpa mampu melakukan tindakan. Hanya bisa merencanakan visi misi namun tidak mampu menjabarkannya lebih detail untuk menjadi sebuah realitas nyata.
Alhasil, warga Sikka akhir-akhir ini menunjukan kekecewaan. Terbukti perbincangan di media sosial secara vulgar tanpa tedeng aling-aling, netisen meluapkan kekecewaan.
Hari ini semua kekecewaan telah terkubur dengan selesai masa kepemimpinan Roma. Praktis, Robi dan Romanus tidak lagi sebagai pejabat negara. Keduanya hanya warga negara biasa Nian Tana Sikka.















