Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, 2.254 Orang Terpaksa Mengungsi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 Januari 2024 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 210 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di salah satu lokasi pengungsian

Suasana di salah satu lokasi pengungsian

Maumere-SuaraSikka.com: Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flotim terus menyalak. Setiap saat bisa saja terjadi erupsi.

Hempasan abu vulkanik mengancam kehidupan masyarakat. Tak pelak, hingga Selasa (2/1) pukul 14.30 Wita, tercatat 2.254 jiwa terpaksa mengungsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Wulanggitang Frederikus Moat Aeng menjelaskan pengungsi terkonsentrasi pada sejumlah titik seperti di Kantor Kecamatan Wulanggitang, SDK Kemiri, CU Remaja Hokeng, Koramil Boru, Polsek Wulanggitang, dan SMPN 1 Wulanggitang.

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Selain itu, kata dia, ribuan pengungsi melakukan evakuasi mandiri ke rumah-runah keluarga di Desa Boru, Boru Kedang, Pululera, dan Hewa.

“Di antara pengungsi ini ada juga kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, bayi balita, disabilitas, dan ODGJ. Kami terus melakukan pendataan,” jelas dia melalui sambungan telepon, Selasa (2/1) malam.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Frederikus Moat Aeng menambahkan para pengungsi berasal dari Desa Klatanlow, Hokeng Jaya, dan Nawakote di Kecamatan Wulanggitang, dan Desa Dulipali Kecamatan Ilebura.

Dia menyebut sejumlah kebutuhan mendesak yang dibutuhkan pengungsi seperti masker, alas tidur, makanan dan minuman, susu, obat-obatan, pembalut wanita dan popok bayi.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru