Sesak Napas dan Badan Gatal, 167 Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Mengungsi ke Talibura

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Januari 2024 - 12:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 328 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Selasa (2/1) pagi

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Selasa (2/1) pagi

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 167 warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang Kabupaten Flores Timur, terpaksa mengungsi ke Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka.

Data yang diperoleh media ini dari Kapolsek Waigete Iptu Wayan Artawan, 42 orang mengungsi secara mandiri pada Senin (1/1) pukul 02.00 Wita, 2 jam setelah pergantian tahun. Keputusan mengungsi ke rumah keluarga karena mereka mengalami sesak napas dan badan terasa gatal-gatal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pengungsi berasal dari Dusun Duang Desa Nawakote, Kecamatan Wulanggitang, dan Dusun Klatanlo Desa Klatanlo Kecamatan Wulanggitang.

Disebutkan 6 KK dari Dusun Duang ditampung di rumah Kristianus Endi di Dusun Hikong Desa Hikong. Sementara 7 KK dari Dusun Klatanlo ditampung di rumah Lukas Warapuka di Dusun Kringa.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Para pengungsi terdiri dari orang dewasa, lansia, anak-anak, hingga balita, termasuk seorang disabilitas. Bahkan 3 orang lansia sedang mengalami stroke ringan.

Infornasi dari Iptu Wayan Artawan, hingga saat ini para pengungsi belum mendapat bantuan, baik dari Pemkab Flotim maupun Pemkab Sikka.

Sementara itu, secara terpisah Camat Talibura Lasarus Gunter yang dihubungi Rabu (3/1), membenarkan terdapat warga masyarakat dari wilayah Kecamatan Wulanggitang yang mengungsi ke Kecamatan Talibura.

“Iya benar mereka tinggal di rumah penduduk yang ada hubungan keluarga,” jelas Lasarus Gunter.

Dia merincikan data sementara pengungsi di Kecamatan Talibura yakni 36 orang di Desa Hikong, 25 orang di Desa Kringa, dan 106 orang di Desa Timutawa.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Ini data sementara yang dapat kami sampaikan,” jelas dia.

Lasarus Gunter menambahkan pihak kecamatan bersama Kepala Puskesmas Boganatar telah memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengungsi.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka Rudolfus Ali memastikan telah mendapat informasi dari Camat Talibura terkait 167 warga terdampak yang mengungsi ke Kecamatan Talibura.

“Sementara mereka masih dengan keluarga. Informasi ini sudah saya teruskan ke Kepala Dinas Sosial Flotim,” jelas dia.

Kcamatan Talibura sebagai wilayah yang paling dekat dengan Kabupaten Flotim, bisa saja menjadi alternatif lokasi pengungsian bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Pemerintahan Desa di Kecamatan Talibura perlu melakukan koordinasi yang baik agar para pengungsi mendapatkan bantuan logistik serta pelayanan kesehatan.*** (eny)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027
Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik
Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru