Peringati Hari Air Sedunia, Ratusan Masyarakat Sikka Tanam Bibit Pohon di Mata Air Liba

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 21 Maret 2024 - 20:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,781 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera terlibat aksi penghijauan dalam rangka memperingati.Hari Air Sedunia di Magepanda, Kamis (21/3)

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera terlibat aksi penghijauan dalam rangka memperingati.Hari Air Sedunia di Magepanda, Kamis (21/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Kurang lebih 200 masyarakat Kabupaten Sikka menanam berbagai bibit pohon pada sejumlah titik di Kecamatan Magepanda, Kamis (21/3). Fokus utama adalah penanaman pada mata air Liba di daerah itu.

Gerakan penghijauan ini dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia Tahun 2024. Sejatinya Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret. Namun di Kabupaten Sikka diperingari lebih awal. Hal ini karena 22 Maret 2024 jatuh pada hari Jumat yang merupakan hari puasa wajib bagi umat Katolik di Masa Pra Paskah.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Aksi Hari Air Sedunia di Kabupaten Sikka diinisiasi Keuskupan Maumere, berkolaborasi dengan Paroki Magepanda, Komisi KPKC bersama PSE-C. Uskup Maumere Mgr Edwaldus Martinus Sedu berhalangan hadir karena ada kegiatan lain. Dia diwakili Sekretaris Uskup RD Donnie Migo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pemerintah daerah setempat hadir Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera, Asisten 2 Setda Sikka Konstantia Arankoja,  serta pimpinan perangkat daerah terkait.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Selain itu hadir pula seluruh utusan Patrikum, komunitas-komunitas Katolik, para Pastor Paroki bersama DPP dan Orang Muda Katolik, para Frater, Komunitas Muslim Magepanda, organisasi-organisasi Katolik, dan Forum Peduli Lingkungan. Kegiatan ini mendapat dukungan dan partisipasi umat Paroki Magepanda.

Paroki Magepanda menjadi lokus kegiatan, mengingat hasil panen petani di wilayah itu mengalami penurunan drastis. Biasanya setiap tahun petani Magepanda 3 kali panen. Sekarang hanya 1 kali panen.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA