Paskah: Momentum Kebangkitan Melawan DBD dan Rabies

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 31 Maret 2024 - 10:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 339 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vicky da Gomez

Vicky da Gomez

Bukan tidak mungkin bakal terjadi, di belakang SEN, di belakang YY, bisa saja akan muncul kasus-kasus kematian berikutnya. DBD dan Rabies sudah “membunuh” banyak warga Kabupaten Sikka. Lalu apakah masyarakat Kabupaten Sikka harus menerima peristiwa duka ini sebagai hal yang biasa?

Sesungguhnya DBD dan Rabies bisa dicegah. Terlalu banyak cara dan strategi untuk menghentikan keganasan dua penyakit mematikan ini.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa banyak cara dan strategi yang telah dilakukan pemerintah daerah, instansi teknis, termasuk berbagai kelompok elemen masyarakat. Namun harus diakui bahwa seluruh energi itu belum maksimal. Buktinya, masih saja ada korban yang “mati sia-sia”.

Karena itu sejatinya Paskah yang kita rayakan sebagai kemenangan, sebagai peralihan dari duka menuju kegembiraan, dari belenggu menuju kebebasan, dari keadaan yang lama menuju yang baru, perlu dimaknai sebagai momentum kebangkitan melawan DBD dan Rabies.

Seluruh rakyat Kabupaten Sikka, baik kelompok masyarakat maupun lembaga-lembaga, dalam koordinasi pemerintah yang berperspektif melindungi rakyatnya, harus bangkit dalam kesadaran dan gerakan bersama mengenyahkan DBD dan Rabies dari muka bumi Nian Sikka.

Baca Juga :  Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan

Kesadaran dan gerakan bersama, mungkin ini yang kurang diefektifkan selama ini. Padahal praktiknya sangat sederhana. Misalnya, kesadaran untuk memberantas nyamuk aedes aegypti dengan setiap saat  melakukan 3M Plus. Atau kesadaran untuk vaksinasi hewan penular rabies. Hal yang sederhana, tapi nyatanya sukar dilaksanakan.

Berita Terkait

Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Berita Terbaru

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA