Wolbachia, Sejenis Nyamuk, Tapi Mengurangi DBD

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 4 Juni 2024 - 12:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 132 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nyamuk Wolbachia

Nyamuk Wolbachia

DEMAM Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi penyakit menakutkan bagi masyarakat Indonesia. Penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini terus menunjukkan peningkatan kasus setiap tahunnya. Di Kabupaten Sikka Propinsi NTT, hingga 6 April 2024 dilaporkan 3 anak meninggal dunia akibat DBD (sc: suarasikka.com).

Di tengah kekuatiran tersebut, hadirlah inovasi teknologi nyamuk Wolbachia sebagai solusi baru dalam pengendalian DBD. Nyamuk Wolbachia adalah nyamuk Aedes Aegypti yang secara alami mengandung bakteri Wolbachia. Bakteri ini terbukti mampu menekan penyebaran virus Dengue dalam tubuh nyamuk, sehingga nyamuk Wolbachia tidak dapat menularkan virus Dengue kepada manusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagaimana Cara Kerja Nyamuk Wolbachia?
Telur nyamuk Wolbachia yang telah dikembangbiakkan di laboratorium disebarkan di area yang terdapat populasi nyamuk Aedes Aegypti. Telur nyamuk Wolbachia lalu menetas menjadi nyamuk dewasa dan kawin dengan nyamuk Aedes Aegypti liar.

Jika nyamuk jantan ber-wolbachia kawin dengan nyamuk betina biasa, telur tidak akan menetas. Jika nyamuk betina ber-wolbachia kawin dengan nyamuk jantan biasa atau pun dengan nyamuk jantan ber-wolbachia, keturunannya akan ber-wolbachia juga, dan akan terus menyebarkannya ke generasi selanjutnya.

Seiring waktu, populasi nyamuk Wolbachia di area tersebut akan meningkat, menggantikan populasi nyamuk Aedes aegypti liar.

Dengan berkurangnya nyamuk Aedes Aegypti liar, kasus DBD di area tersebut pun akan menurun secara signifikan.
Nyamuk Wolbachia terbukti berhasil mengurangi DBD.

Berita Terkait

Nasdem Sikka Terbelah
Meneropong Peta Koalisi Pilkada Sikka
Menuju Sikka Berkemajuan
Paskah: Momentum Kebangkitan Melawan DBD dan Rabies
Pikiran, Air dan Cinta
Stop Pin Emas, Rakyat Butuh “Beras”
Tobat Ekologis
Catatan Kritis Buat Wakil Rakyat Sikka Hasil Pemilu 2024
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:28 WITA

Bantuan Rp 100 Juta Pembangunan Biara JDS Belum Cair, Pastor Mengeluh, Ini Jawaban Kabag Kesra Sikka

Jumat, 14 Juni 2024 - 08:54 WITA

107 Penyuluh KB Ikuti Jambore PKB/PLKB di Maumere

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:31 WITA

Balita 4 Tahun Asal Selandia Baru Terjatuh di Atas Kapal, Beruntung Tidak Cemplung ke Laut Perairan Komodo

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:32 WITA

Dana PIP Lenyap, Kepala SDI Iligetang: Kami Tidak Makan Satu Sen Pun

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:47 WITA

Sebut Obor Mas Residence Masuk Kategori Perumahan Moderen, Staf PLN Maumere Beli Kontan 1 Unit Rumah

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:27 WITA

KPU Sikka Rekrut 928 Pantarlih Pilkada 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:04 WITA

Setiap Kali Cek Saldo Masih Kosong, Ternyata PIP 29 Pelajar SDI Iligetang di Sikka Lenyap

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:36 WITA

Semparong Jaya Mati Mesin, Sempat Terombang-Ambing, 18 Penumpang Selamat

Berita Terbaru

Timnas Spanyol merayakan gol Dani Carvajal ke gawang Kroasia, Sabtu (15/6) WIB malam

Olahraga

Spanyol Masih Perkasa, Swiss Buka Asa

Minggu, 16 Jun 2024 - 03:24 WITA

Selebrasi Kai Havertz usai cetak gol pada laga pembuka Euro 2024 antara Jerman versus Skotlandia, Sabtu (15/6) dinihari WIB

Nasional

Euro 2024, Jerman Langsung Tancap Gas

Sabtu, 15 Jun 2024 - 10:08 WITA