Jaringan HAM Sikka melakukan aksi demostrasi di Patung Teka Iku, Senin (1/7), bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-78. Mereka membentang sebuah baliho yqng bertuliskan Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia, Polres Sikka. Di sampingnya terlihat foto Joker, dan terlihat sebuah kalimat menggugah: Kapan Joker Ditahan?
Aksi ini menghadirkan Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK), JPIC SVD, Puslit Candraditiya, Bapikir, dan IFTK Ledalero. Selain itu hadir juga istri almarhum Jodimus Moan Kaka, beserta 4 korban TPPO yang direkrut Joker secara ilegal untuk bekerja di Kalimantan.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


Ikuti Kami
Subscribe












