Nekad Dua Kali Gelar Tatap Muka di Masa Tenang, Seorang Calon Bupati Sikka Tertangkap Basah Panwascam, Bisa Kena Pinalti

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 November 2024 - 11:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 8,577 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sikka Yohanes Arisky

Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sikka Yohanes Arisky

Menurut Yohanes Arisky Bawaslu Sikka tidak memroses kegiatan tatap muka pada masa tenang sebagai bentuk dugaan pelanggaran. Dia beralasan sifatnya masih pencegahan.

“Itu sifatnya pencegahan, jadi Panwascam langsung hentikan kegiatan, dan kegiatan pun berhenti,” ujar dia.

Yohanes Arisky mengatakan sejatinya Bawaslu Sikka telah melayangkan surat imbauan kepada semua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka terkait tahapan kampanye dan masa tenang.

Selain surat imbauan, pada Minggu (24/11) pukul 18.00 Wita, Bawaslu Sikka juga menggelar rapat koordinasi terkait masa tenang. Dalam rapat koordinasi ini, Bawaslu mengundang juga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka serta institusi terkait lainnya.

Baca Juga :  Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo

Agar masa tenang selama 3 hari ini berjalan prosedural, Yohanes Arisky mengimbau Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka menaati sungguh PKPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye.

Sebagaimana PKPU Nomor 13 Tahun 2024 disebutkam masa tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan
untuk melakukan aktivitas kampanye pemilihan.*** (eny)

Berita Terkait

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Minggu, 13 September 2026 - 11:55 WITA

Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA

Suasana Operasi Tim SAR Gabungan saat pencarian korban gempa bumi tektonik beberapa waktu lalu

Bencana Alam

Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:55 WITA