

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus kematian bayi dan ibu di Desa Tebuk Kecamatan Nita Kabupaten Sikka mendapat perhatian serius para wakil rakyat. Sebanyak 4 fraksi mengusulkan dibentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mendalami masalah ini.
Ketua Fraksi PKB Sikka Yoseph Karmianto Eri menilai kasus kematian bayi dan ibu berawal dari miskomunikasi antara dokter jaga dan dokter SPOG. Menurut dia, persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan hanya melalui mekanisme Rapat Dengar Pendapat (RDP).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bisa juga dengan langkah hukum. DPRD bisa memulainya dengan membentuk Pansus,” saran dia dalam RDP, Rabu (7/1).
Hal yang sama disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hemdrikus Rebu. Menurut dia, kasus kematian bayi dan ibu merupakan kasus besar sehingga perlu diungkap secara lugas dan terbuka.
Karena itu, kata dia, perlu digali dan dicaritahu persoalan sesungguhnya yang mengakibatkan bayi dan ibu meninggal dunia. Tidak sekedar itu, kata dia, karena harus ada yang bertanggungjawab atas kasus tersebut.
“RDP tidak akan selesaikan soal. Perlu bentuk Pansus, agar masalah ini menjadi terang benderang,” ujar dia.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












