

Maumere-SuaraSikka.com: Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Sikka, Rabu (8/1) berlangsung panas. Suara Ketua Fraksi PKB Yoseph Karmianto Eri meledak-ledak saat mengungkap dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) ratusan juta rupiah untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Teluk Maumere.
Yoseph Karmianto Eri kemudian membeberkan modus operandi penyalahgunaan Dana BOK yang dilakukan Talbi, Kepala Puskesmas Teluk Maumere. Talbi sendiri hadir di ruang RDP, mendengarkan langsung dugaan korupsi yang dialamatkan kepada dirinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mantan Wakil Ketua DPRD Sikka itu menerangkan sesuai mekanisme Dana BOK ditransfer langsung ke masing-masing rekening nakes ASN. Namun setelah Dana BOK masuk, Kepala Puskesmas Teluk Maumere memerintahkan bendahara untuk menarik kembali semua Dana BOK.
“Kapus perintahkan tarik semua Dana BOK, lalu serahkan ke dia. Kemudian dia bagikan kembali sesuka hati. Isi dalam amplop, ada yang Rp 100 ribu, Rp 200 ribu, ini sadis benar,” ungkap Yoseph Karmianto Eri.
Menurut Yoseph Karmianto Eri, tidak ada tenaga kesehatan ASN yang bisa melawan. Pasalnya Talbi selalu mengeluarkan ancaman, baik dalam bentuk ancaman fisik maupun ancaman administrasi berupa pindah tugas atau mutasi.
“Dia ancam injak kepala kalau ada nakes yang berani melawan. Saya punya rekaman,” ujar Yoseph Karmianto Eri sambil menunjuk handphone-nya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












